BPKN Pastikan Mandiri dan BNI Tak Terlibat Kasus Penggelapan Sertifikat

Kompas.com - 02/01/2018, 18:10 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyatakan dua bank milik negara, yakni Bank Mandiri dan BNI, tidak terlibat dalam kasus dugaan penggelapan sertifikat tanah dan rumah yang sedang didalami BPKN beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, BPKN menduga empat bank terlibat dalam kasus ini.

"Bank Mandiri dan BNI tidak terkait dengan masalah penggelapan sertifikat," kata Koordinator Bidang Pengaduan BPKN Rizal E Halim melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (2/1/2018).

Rizal menjelaskan, kasus ini masih didalami lebih lanjut oleh pihaknya, termasuk dengan menghimpun seluruh bukti dan informasi terkait.

Dalam kasus ini, tercatat sebanyak 204 sertifikat rumah konsumen yang diduga digadaikan oleh pihak pengembang.

Baca: BPKN Duga 4 Bank BUMN Tersangkut Penggelapan oleh Pengembang Rumah

Kasus ini bermula pada 2004 silam, di mana perwakilan konsumen sekaligus warga salah satu perumahan yang menginformasikan adanya ratusan unit hunian yang hendak disita perbankan karena pengembang gagal membayarnya. Padahal, rumah-rumah tersebut sudah lunas dibeli oleh para konsumen.

BPKN masih meminta keterangan sejumlah pihak untuk menggali dugaan pelanggaran hukum dari kasus tersebut. Jika ditemukan unsur tindak pidana di dalamnya, Rizal memastikan segera meneruskan temuannya itu ke pihak kepolisian untuk diproses.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.