Mark Zuckerberg Akan Belajar Mata Uang Digital, Untuk Apa?

Kompas.com - 07/01/2018, 11:00 WIB
Mark Zuckerberg memberikan sambutan dalam upacara wisuda ke-366 Universitas Harvard pada Kamis (25/5/2017). Paul Marotta / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP Mark Zuckerberg memberikan sambutan dalam upacara wisuda ke-366 Universitas Harvard pada Kamis (25/5/2017).
|
EditorAprillia Ika

LOS ANGELES, KOMPAS.com - CEO Facebook Mark Zuckerberg baru-baru ini mengumumkan bahwa dirinya berencana untuk mempelajari mata uang digital dan teknologi desentralisasi lainnya. Ini adalah bagian dari upaya untuk memperbaiki jejaring sosial yang didirikannya itu.

Mengutip CoinDesk, Sabtu (6/1/2018), dalam unggahan pada akun Facebook pribadinya, Zuckerberg menjelaskan tentang tantangan pribadinya untuk tahun ini.

Salah satunya adalah untuk mempelajari aspek positif dan negatif mata uang digital dan enkripsi.

Suami Priscilla Chan ini juga menyatakan, resolusinya untuk tahun ini adalah fokus memperbaiki sejumlah isu penting dalam teknologi, media, dan pemerintahan. Oleh karenanya, ia berencana bekerja sama dengan para pakar.

Baca juga : Ripple, Mata Uang Digital Tandingan Bitcoin Ini Menguat 4.100 Persen

"Saya menantikan untuk membawa sekelompok pakar untuk duduk bersama dan mendiskusikan serta bekerja sama terkait topik-topik ini," kata Mark Zuckerberg.

Ayah dari Max dan August tersebut juga mengemukakan pandangannya soal mata uang digital. Ia menyebut, mata uang digital disorot karena kemampuannya untuk menciptakan jaringan peer-to-peer yang bernilai dan berskala global.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan, imbuh dia, mata uang digital adalah salah satu pertanyaan yang paling menarik dalam teknologi saat ini. Kini pun banyak yang telah kehilangan keyakinan bahwa teknologi akan menjadi kekuatan yang terdesentralisasi.

"Ada beberapa kontra tren penting terkait ini, seperti enkripsi dan mata yang digital, yang mengambil kekuatan dari sistem tersentralisir dan mengembalikannya ke kendali orang," tutur Mark Zuckerberg.

Baca juga : 5 Selebriti Dunia yang Terkena Demam Mata Uang Digital

"Saya tertarik untuk melihatnya lebih dalam dan mempelajari aspek positif dan negatif teknologi-teknologi ini, serta bagaimana menggunakannya pada layanan kami."

Kompas TV Bank Indonesia akan mengkaji aturan khusus untuk penggunaan uang virtual.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.