Luhut Izinkan Ratu Prabu Bangun LRT, asalkan..

Kompas.com - 08/01/2018, 17:22 WIB
Kendaraan melintas di samping proyek pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) rute Cibubur-Cawang di Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta, Kamis (10/8/2017). Pengerjaan proyek pembangunan LRT Jabodetabek yang meliputi tiga rute, yaitu  rute Cibubur-Cawang sepanjang 14,5 km telah mencapai 37 persen, rute Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,1 km telah mencapai 17 persen sementara rute Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 km baru mencapai tiga persen. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww/17. ANTARA FOTO/Aprillio AkbarKendaraan melintas di samping proyek pembangunan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) rute Cibubur-Cawang di Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta, Kamis (10/8/2017). Pengerjaan proyek pembangunan LRT Jabodetabek yang meliputi tiga rute, yaitu rute Cibubur-Cawang sepanjang 14,5 km telah mencapai 37 persen, rute Bekasi Timur-Cawang sepanjang 17,1 km telah mencapai 17 persen sementara rute Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 km baru mencapai tiga persen. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww/17.
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mempersilakan rencana perusahaan energi, PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) membangun kereta api ringan atau light rail transit ( LRT) di wilayah Jakarta.

Mengutip Kontan.co.id, Senin (8/1/2017), politisi Partai Golongan Karya tersebut memberikan sejumlah syarat untuk ARTI.

"Kalau memang ada, dia (ARTI) bawa duit sebesar itu silakan saja. Kita senang mana saja yang bawa duit banyak. Yang penting tiga kriterianya, "kata Luhut di Kantor Kemko Kemaritiman, Senin (8/1/2018).

Pertama, semua teknologi yang dibawa harus ramah lingkungan. Kedua, harus menggunakan sebanyak mungkin masyarakat Indonesia. Terkait dengan pekerja, pemerintah akan meminta investor yang membuat training vokasi. Ketiga, harus bisa melakukan transfer teknologi dari hulu ke hilir.

Sebelumnya, ARTI ingin membangun moda transportasi LRT sepanjang 200 kilometer (km) di Jakarta dan sekitarnya. Dana yang disiapkan Rp 400 triliun.

Rencana tersebut disampaikan perusahaan tersebut saat menemui Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota Jakarta, Kamis (4/1/2018).

 

Berita ini diambil dari Kontan.co.id dengan judul: Luhut izinkan Ratu Prabu bangun LRT, asal..



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X