JICT Sebut Layanan Bongkar Muat di Tanjung Priok Segera Berjalan Normal - Kompas.com

JICT Sebut Layanan Bongkar Muat di Tanjung Priok Segera Berjalan Normal

Kompas.com - 10/01/2018, 13:59 WIB
Direksi PT Jakarta International Container Terminal (JICT) saat menggelar konferensi pers di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Minggu (6/8/2017). Dari kiri ke kanan Direktur HRD PT JICT Ida, Direktur Keuangan PT JICT Budi Cahyono, Wakil Direktur Utama Riza Erivan, Direktur Operasional PT JICT Kim Chang Su, dan Direktur Komersial Ratih Parini. Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Direksi PT Jakarta International Container Terminal (JICT) saat menggelar konferensi pers di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Minggu (6/8/2017). Dari kiri ke kanan Direktur HRD PT JICT Ida, Direktur Keuangan PT JICT Budi Cahyono, Wakil Direktur Utama Riza Erivan, Direktur Operasional PT JICT Kim Chang Su, dan Direktur Komersial Ratih Parini.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jakarta International Container Terminal ( JICT) menyatakan layanan bongkar muat dan arus barang di terminal Tanjung Priok akan segera berjalan normal.

Menurut manajemen JICT, perlambatan yang saat ini terjadi hanya bersifat sementara, setelah adanya pergantian supplier rubber tired gantry crane (RTGC) di terminal JICT kepada PT Multi Tally Indonesi (MTI) mulai 1 Januari 2018 akan

Wakil Direktur Utama JICT, Riza Erivan menyatakan, pergantian supplier RTGC, MTI telah melalui proses lelang terbuka dan sesuai standar kerja di JICT.

Baca juga : Tingkatkan Pelayanan, JICT Tunjuk Operator RTGC Baru

Pergantian suplier RGTC juga merupakan langkah strategis yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada para pelanggan.

"Kepada para pelanggan kami mohon maaf jika masih terjadi sedikit perlambatan dalam layanan di JICT. Perubahan vendor ini diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan JICT agar memberikan manfaat yang optimal kepada pelanggan," ujar Riza dalam keterangannya, Rabu (10/1/2018).

Riza menegaskan, JICT terus berkoordinasi dengan MTI agar secepatnya melakukan perbaikan, sehingga kualitas layanan terus meningkat.

Dia menambahkan, perusahaan percaya bahwa MTI sebagai perusahaan jasa outsourcing juga akan terus meningkatkan kualitasnya.

Menurut Riza JICT telah beberapa kali melakukan pergantian supplier RTGC. Di awal pergantian, vendor yang baru cenderung melakukan penyesuaian dengan sistem dan ritme kerja di JICT. Apalagi sejak akhir 2017 hingga menjelang Imlek tahun ini volume petikemas di terminal JICT meningkat signifikan.

"Pemilihan MTI telah melalui proses yang matang dan mempertimbangkan banyak hal. Kami yakin bahwa layanan kepada pelanggan akan secepatnya berjalan normal kembali," pungkas dia.

Kompas TV Ya, proyek infrastruktur bukan perkara mudah, karena itulah tak boleh ditunda.

 


EditorAprillia Ika

Komentar
Close Ads X