Korsel Siapkan Larangan Perdagangan Bitcoin dkk

Kompas.com - 11/01/2018, 17:47 WIB
Souvenir koin emas bitcoin yang dipamerkan di London, Inggris, pada 20 November 2017. AFP PHOTO/JUSTIN TALLISSouvenir koin emas bitcoin yang dipamerkan di London, Inggris, pada 20 November 2017.
|
EditorErlangga Djumena

LONDON, KOMPAS.com - Pemerintah Korea Selatan dikabarkan tengah menyiapkan aturan soal larangan perdagangan mata uang digital. Kabar ini pun langsung membuat harga bitcoin, ripple, dan ethereum merosot cukup dalam.

Mengutip CNBC, Kamis (11/1/2018), harga bitcoin sempat melemah hampir 6 persen. Sementara itu, menurut data CoinMarketCap, harga ethereum dan ripple melemah masing-masing 11 dan 9 persen.

Menteri Kehakiman Korsel Park Sang Ki menyatakan, pihaknya tengah mempersiapkan aturan untuk melarang perdagangan mata uang digital. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci terkait isi aturan tersebut.

Yang jelas, dalam menyusun aturan tersebut, Kementerian Kehakiman telah melakukan diskusi dengan sejumlah lembaga pemerintahan lainnya, yakni Kementerian Keuangan dan otoritas keuangan.

Baca juga : Bappebti Buka Peluang Perdagangan Bitcoin di Indonesia

Beberapa menit setelah pengumuman tersebut, setidaknya dana sekitar 106 miliar dollar AS kabur dari pasar mata uang digital. Aksi jual diperkirakan masih bakal terus berlanjut.

Anjloknya harga sejumlah mata uang digital terbesar tersebut terjadi setelah sebelumnya mengalami penguatan hingga mencapai rekor tertinggi. Pada 4 Januari 2018 lalu, harga ethereum mencapai rekor tertinggi, yakni 3,84 dollar AS atau sekitar Rp 51.648.

Akan tetapi, hingga hari ini, harga ethereum merosot 50 persen.

Korsel adalah salah satu pasar perdagangan mata uang digital terbesar di dunia. Negeri Ginseng ini menyumbang sekitar 6-12 persen perdagangan bitcoin.

Baca juga: Malaysia Tidak Akan Larang Perdagangan Bitcoin

Sementara itu, Korsel menyumbang 14 persen perdagangan ethereum. Adapun untuk ripple, porsinya adalah 33 persen.

Beberapa mata uang digital seperti bitcoin kerap dijual secara premium di pusat jual beli di Korsel. Ini membuat harganya lebih tinggi dibandingkan di tempat lain, seperti di AS atau Eropa.

Kompas TV Bank Indonesia akan mengkaji aturan khusus untuk penggunaan uang virtual.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNBC
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oscar Living Melantai di BEI, Harga Sahamnya Rp 100 Per Lembar

Oscar Living Melantai di BEI, Harga Sahamnya Rp 100 Per Lembar

Rilis
Kinerja Telkom Diprediksi Cerah hingga Akhir Tahun

Kinerja Telkom Diprediksi Cerah hingga Akhir Tahun

Rilis
Nasabah Bumiputera Bakal Demo 3 Hari, Sambangi DPR dan OJK

Nasabah Bumiputera Bakal Demo 3 Hari, Sambangi DPR dan OJK

Whats New
“R1Q2” Kode Tetap Tangguh dalam Ketidakpastian (Bagian 5 dari 8 Artikel Seri Green Ocean Strategy)

“R1Q2” Kode Tetap Tangguh dalam Ketidakpastian (Bagian 5 dari 8 Artikel Seri Green Ocean Strategy)

Smartpreneur
Saham Twitter Anjlok Lagi, Usai Elon Musk Sebut Ada Manipulasi Alogaritma

Saham Twitter Anjlok Lagi, Usai Elon Musk Sebut Ada Manipulasi Alogaritma

Whats New
Viral Video Unilever PHK Karyawan, Ini Kata Manajemen

Viral Video Unilever PHK Karyawan, Ini Kata Manajemen

Whats New
Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Spend Smart
 Luna Foundation Guard Lepas Rp 44 Triliun Bitcoin untuk Selamatkan Stablecoin UST

Luna Foundation Guard Lepas Rp 44 Triliun Bitcoin untuk Selamatkan Stablecoin UST

Whats New
Walau BPA Diumumkan, Nasabah AJB Bumiputera akan Tetap Lakukan Aksi 3 Hari

Walau BPA Diumumkan, Nasabah AJB Bumiputera akan Tetap Lakukan Aksi 3 Hari

Whats New
Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 7.000, Simak Rinciannya

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 7.000, Simak Rinciannya

Whats New
Semakin Tak Berharga, Terra LUNA Kini Diperdagangkan di Level Rp 2,6 Per Keping

Semakin Tak Berharga, Terra LUNA Kini Diperdagangkan di Level Rp 2,6 Per Keping

Spend Smart
Kurs Rupiah terhadap Dollar AS  di 5 Bank

Kurs Rupiah terhadap Dollar AS di 5 Bank

Whats New
Begini Cara Memilih atau Mengubah Jasa Pengiriman di Shopee

Begini Cara Memilih atau Mengubah Jasa Pengiriman di Shopee

Spend Smart
Hasil Fit and Proper Test BPA AJB Bumiputera 1912 Diumumkan Hari Ini?

Hasil Fit and Proper Test BPA AJB Bumiputera 1912 Diumumkan Hari Ini?

Whats New
Shanghai Bakal Akhiri Lockdown, Harga Minyak Mentah Melonjak Tembus 114 Dollar AS

Shanghai Bakal Akhiri Lockdown, Harga Minyak Mentah Melonjak Tembus 114 Dollar AS

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.