Reksa Dana Campuran, Pilihan bagi Investor yang Mudah Galau

Kompas.com - 12/01/2018, 08:00 WIB
IlustrasiThinkstockphotos.com Ilustrasi

Reksa Dana ini memiliki kemampuan memanuver antar aset sehingga penempatan dan alokasi pada pasar saham, obligasi dan pasar uang dapat dilakukan secara dinamis tergantung dengan pandangan Manajer Investasi atas kondisi dan fundamental dari masingmasing aset tersebut.

Reksa Dana jenis ini biasanya memiliki ruang penempatan di pasar uang, obligasi dan saham masing-masing dari 1 persen hingga 79 persen.

Sehingga, saat Manajer Investasi memiliki pandangan positif pada misalnya, pasar obligasi, bukan tidak mungkin bahwa penempatan pada obligasi dapat naik hingga 79 persen.

Di saat Manajer Investasi memiliki padangan negatif atas aset tersebut, penempatannya pun dapat diturunkan hingga 1 persen.

Alokasi antar jenis aset yang dinamis ini dapat menjadi sebuah keuntungan terutama di kondisi ekonomi dunia saat ini yang cenderung berubah dengan cepat.

Manajer Investasi dalam kesehariannya selalu bekerja dan berkecimpung dalam segala perihal yang menyangkut analisa dan perkembangan di pasar modal.

Sehingga, apabila terjadi pergerakan dari kondisi ekonomi, Manajer Investasi tentu memiliki kapasitas dan kemampuan untuk mengubah alokasi aset dalam portfolio dengan lebih baik dan lebih cepat dibandingkan kebanyakan investor.

Namun, Reksa Dana jenis ini sebenarnya memiliki profil risiko yang tinggi dan bertujuan untuk mengejar keuntungan semaksimal mungkin.

Reksa Dana jenis ini diharapkan dapat dengan cermat melakukan penempatan pada jenis aset yang memiliki potensi keuntungan yang tertinggi dan mengurangi porsi penempatan begitu terjadi pelemahan atas potensi aset tersebut kedepannya.

Tentunya, secara teori memang cukup menarik, namun perlu diingat bahwa Manajer Investasi, sebaik apapun dia, hanyalah seorang manusia yang tidak dapat dengan sempurna menebak masa depan.

Saat hal itu terjadi, bukan tidak mungkin bahwa kinerja Reksa Dana tersebut dapat menjadi sangat berbeda dengan harapan.

Namun, paling tidak, bila kita memilih Manajer Investasi yang sudah terbukti reputasi dan kinerjanya, seharusnya mereka memiliki pelatihan dan keahlian yang lebih baik dari masyarakat awam umumnya.

Halaman:


EditorAprillia Ika


Close Ads X