Cerita Jokowi tentang Kerja Buruh Konstruksi dan Sumbangsih ke Infrastruktur

Kompas.com - 12/01/2018, 08:30 WIB
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat cerita seorang buruh konstruksi bernama Amin (33) dalam video yang dia unggah ke akun YouTube miliknya, Kamis (11/1/2018).

Melalui kisah Amin, Jokowi ingin menunjukkan siapa yang berperan di balik maraknya pembangunan infrastruktur sekaligus ingin mengapresiasi kerja mereka yang berjumlah sekitar tujuh juta orang di seluruh Indonesia.

Video tersebut diberi judul "Peluh Mereka untuk Kemajuan Indonesia". Pada bagian awal video, diceritakan keseharian Amin mulai dari berangkat kerja untuk membangun sebuah proyek bendungan di Banten dan pandangan Amin terhadap proyek-proyek infrastruktur.

"Emang harus dibesarin nih proyek kayak begini. Jadi istilahnya membuka lapangan kerja buat orang banyak lah istilahnya. Orang-orang seperti saya kan istilahnya ke mana kerja gitu," kata Amin.

Baca juga : Sri Mulyani: Anggaran Infrastruktur Besar, Jangan Dikorupsi

Amin juga mengaku lebih tenang bisa bekerja dalam sebuah proyek infrastruktur yang besar untuk waktu relatif lama. Dengan begitu, dia tidak perlu lagi memikirkan harus mencari-cari pekerjaan apa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya saat itu.

Amin turut berharap semua proyek infrastruktur yang telah selesai dikerjakan bisa dimanfaatkan dan dijaga dengan sebaik-baiknya. Perlu dijaga karena itu merupakan hasil kerja keras sesama orang Indonesia juga.

"Biar sampai anak cucu bisa menikmati hasil kerja saya gitu," tutur Amin.

Jokowi dalam video tersebut menyampaikan, kunci memenangkan persaingan dengan negara lain adalah pembangunan infrastruktur. Jokowi juga menyebut para buruh konstruksi memberi kontribusi yang besar dalam pembangunan infrastruktur sebagai sumber daya manusia yang andal, terampil, dan terlatih.

Baca juga : Apa yang Terjadi jika Investasi SDM dan Infrastruktur Tak Dilakukan Sekarang?

Presiden Jokowi juga meyakini hasil kerja orang Indonesia dalam proyek infrastruktur bisa lebih baik dari proyek buatan negara-negara lain.

"Kalau orang Jepang, orang Jerman, bisa membangun dengan kualitas yang baik, kenapa kita di Indonesia enggak bisa? Bisa kita!" ujar Jokowi.

Sebanyak tujuh juta warga Indonesia disebut Jokowi terlibat dalam pembangunan jalan, jembatan, bendungan, pelabuhan, bandara, dan proyek infrastruktur lainnya di seluruh wilayah Indonesia. Bila dibagi berdasarkan zona, terdapat 24 proyek di Kalimantan, 27 proyek di Sulawesi, 13 proyek di Maluku dan Papua, 61 proyek di Sumatera, dan masih banyak lagi.

"Para pekerja inilah yang berada di balik percepatan proyek-proyek pembangunan yang gencar di Indonesia kini. Mereka bekerja seolah tak kenal lelah, demi kemajuan Indonesia," ucap Jokowi.

Baca juga : Jokowi: Di NTT Cukup 7 Bendungan Dulu, Embung yang Ditambah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Whats New
Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Whats New
Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Spend Smart
Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Whats New
Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Spend Smart
Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Whats New
Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Whats New
Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Whats New
KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

Whats New
Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Whats New
Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Whats New
Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Whats New
Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Whats New
Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Whats New
Isu 'Business Judgment Rule' dan 'Talent Mobility' di PP Nomor 23 Tahun 2022

Isu "Business Judgment Rule" dan "Talent Mobility" di PP Nomor 23 Tahun 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.