Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Membedah Gaji Pekerja Industri Radio di Jakarta

Kompas.com - 14/01/2018, 08:09 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Perihal gaji selalu menjadi hal menarik untuk diperbincangkan. Salah satunya gaji para pekerja di industri radio yang ada di Jakarta.

Pada Desember 2017 lalu, Ketua Umum Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) DKI Jakarta M Rafiq mengungkapkan, gaji penyiar radio bisa mencapai puluhan juta rupiah sebulan. Bahkan, ada yang bisa bawa pulang Rp 60 juta sebulan hanya dari honor siaran.

Dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu, Kompas.com mencari tahu lebih rinci kepada Rafiq, bagaimana bisa gaji seorang penyiar radio hingga puluhan juta rupiah. Dia menceritakan, sistem untuk honor penyiar biasanya dihitung per jam.

"Terakhir saya siaran, honornya Rp 300.000 per jam. Saya siaran Senin sampai Jumat, sehari siaran empat jam, silakan dihitung saja," kata Rafiq.

Baca juga: Berapa Gaji Penyiar Radio di Jakarta?

Ketua Umum Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) DKI Jakarta M RafiqKOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Ketua Umum Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) DKI Jakarta M Rafiq
Dari perhitungan sederhana, Rp 300.000 dikali dengan total 80 jam siaran Rafiq selama sebulan, yaitu Rp 24 juta. 80 jam didapat dari siaran 20 hari dalam sebulan dan sehari siaran selama empat jam.

Rafiq menyebut, besaran honor itu adalah saat dia masih siaran lima tahun lalu. Sehingga, seharusnya saat ini honor siaran bisa lebih besar lagi.

Khusus untuk penyiar, dia menjelaskan ada dua macam, yaitu penyiar murni dan penyiar selebritas.

Penyiar murni adalah mereka yang merintis karir sejak awal sebagai penyiar, sementara penyiar selebritas merupakan figur publik yang dinilai punya kemampuan sebagai penyiar dan ditawari oleh radio tertentu untuk disiapkan sebagai penyiar. "Misalnya Sandy Andarusman, drummer Pas Band. Ngomongnya oke, tuturnya baik, dan lucu. Seru, ramai. Akhirnya kami coba. Tentunya dia harus masuk training dulu," tutur Rafiq.

Untuk besaran honor penyiar yang termasuk baru, dipastikan Rafiq tidak ada yang di bawah Rp 50.000 per jam untuk radio-radio di Jakarta. Ditambah dengan kebanyakan radio yang menerapkan sistem kontrak untuk penyiar, maka itu bisa jadi pekerjaan paruh waktu dan selebihnya dapat cari penghasilan tambahan di tempat lain.

Baca juga: Gaji Rp 5 Juta Ingin Punya Rumah Pada 2018? Begini Caranya 

Lantas, bagaimana dengan pekerjaan di luar penyiar? Rafiq menyebutkan, sebagian besar radio di Jakarta tidak menggaji karyawannya pas di angka upah minimum provinsi (UMP) saja. Hal itu dikarenakan mereka butuh sumber daya manusia unggulan yang akan sulit didapat kalau hanya menawar dengan standar UMP.

"Fresh graduate, start gajinya pasti di atas UMP DKI. Kalau bayar pas UMP, enggak akan dapat orang yang bagus," ujar Rafiq.

Pekerja radio di luar penyiar bisa sebagai creative assistant di departemen program hingga bagian pemasaran di departemen marketing.

Rafiq menyarankan, bagi anak muda yang baru mulai bekerja dan memilih industri radio, dapat mencoba sebagai penyiar atau account executive karena jenjang karir dan bonusnya lebih menjanjikan.

Kompas TV #HaloRadio Plesetan Lagu jadi Viral (Bag 1)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinas TPHP Kalteng Sebut Food Estate Bantu Tumbuhkan Indeks Pertanian dan Ekonomi Petani

Dinas TPHP Kalteng Sebut Food Estate Bantu Tumbuhkan Indeks Pertanian dan Ekonomi Petani

Rilis
Sandiaga: Presiden Minta Target Kunjungan Wisatawan di 2023 Terpenuhi dengan Penyelenggaraan Event-event Berkualitas

Sandiaga: Presiden Minta Target Kunjungan Wisatawan di 2023 Terpenuhi dengan Penyelenggaraan Event-event Berkualitas

Whats New
Update Rekrutmen CASN 2023: Instansi Diminta Mendata Kebutuhan Formasi

Update Rekrutmen CASN 2023: Instansi Diminta Mendata Kebutuhan Formasi

Whats New
Kementan Sebut Perppu Cipta Kerja Permudah Izin Usaha Sektor Pertanian

Kementan Sebut Perppu Cipta Kerja Permudah Izin Usaha Sektor Pertanian

Rilis
Implementasi B35 Berlaku Besok, Kementerian ESDM Lanjut Uji Coba B40

Implementasi B35 Berlaku Besok, Kementerian ESDM Lanjut Uji Coba B40

Whats New
Mengapa Hary Tanoesoedibjo Mundur dari Dirut MNC Digital?

Mengapa Hary Tanoesoedibjo Mundur dari Dirut MNC Digital?

Whats New
Pupuk Kaltim dan Pemkot Bontang Salurkan Bantuan Kaki Palsu dan Sepatu CTEV untuk Penyandang Disabilitas

Pupuk Kaltim dan Pemkot Bontang Salurkan Bantuan Kaki Palsu dan Sepatu CTEV untuk Penyandang Disabilitas

Whats New
Gadeng Mastercard, Ayoconnect Bakal Percepat Pembayaran Berbasis Rekening Bank

Gadeng Mastercard, Ayoconnect Bakal Percepat Pembayaran Berbasis Rekening Bank

Whats New
'Tech Winter' Masih Bakal Berlanjut, 'Start-up' Perlu Efisiensi

"Tech Winter" Masih Bakal Berlanjut, "Start-up" Perlu Efisiensi

Whats New
Sebanyak 16.900 ASN, TNI, Polri Pindah ke IKN, Huniannya Dibangun Juni-Juli 2023

Sebanyak 16.900 ASN, TNI, Polri Pindah ke IKN, Huniannya Dibangun Juni-Juli 2023

Whats New
Rekrutmen CASN 2023 Akan Dibuka untuk Umum, Ini Formasi yang Jadi Prioritas

Rekrutmen CASN 2023 Akan Dibuka untuk Umum, Ini Formasi yang Jadi Prioritas

Whats New
Implementasi B35 Bisa Hemat Devisa hingga 10,75 Miliar Dollar AS

Implementasi B35 Bisa Hemat Devisa hingga 10,75 Miliar Dollar AS

Whats New
Alasan Hary Tanoesoedibjo Mundur sebagai Dirut MNC Digital

Alasan Hary Tanoesoedibjo Mundur sebagai Dirut MNC Digital

Whats New
OJK Beberkan 6 Tantangan Jaga Stabilitas dan Pengembangan Pasar Modal RI

OJK Beberkan 6 Tantangan Jaga Stabilitas dan Pengembangan Pasar Modal RI

Whats New
Pemerintah Bakal Setop Ekspor Tembaga, Bagaimana Nasib Freeport?

Pemerintah Bakal Setop Ekspor Tembaga, Bagaimana Nasib Freeport?

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+