Kompas.com - 14/01/2018, 16:42 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Bahana Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada tahun 2018 akan mencapai level 7.000. Hal ini sejalan dengan sejumlah hal positif yang akan mewarnai pasar dan perekonomian Indonesia pada tahun ini.

Kepala Riset dan Strategi Bahana Sekuritas Andri Ngaserin menuturkan, faktor positif tersebut antara lain berlanjutnya belanja infrastruktur dan dana subsidi untuk sosial dan dana-dana kampanye yang biasanya meningkat menjelang pilkada serta pilpres karena akan meningkatkan konsumsi masyarakat.

Harga komoditas global pun stabil meningkat, khususnya harga batu bara akan memberi dampak rentetan terhadap perekonomian. 

"Dengan melihat beberapa faktor positif dan risiko yang perlu dicermati, indeks diperkirakan tidak akan banyak bergerak pada semester pertama tahun ini," kata Andri dalam pernyataan resmi, Minggu (14/1/2018).

Baca juga: Dibuka Wapres, IHSG Menguat di Hari Pertama Perdagangan Tahun 2018

Andri menyatakan, pada semester II 2018 baru akan terlihat pergerakan yang berarti pada IHSG. Namun, ini bergantung pada proses dan hasil pilkada serta menanti langkah yang akan diambil pemerintah untuk menyelamatkan anggaran 2018.

Kondisi politik di dalam negeri, yang akan menghadapi pilkada serentak serta pilpres 2019, akan menjadi faktor penentu bagi investor. Ini khususnya saat proses pilkada sedang berlangsung hingga hasil akhirnya.

"Bila semuanya berjalan transparan dan hasil akhirnya sesuai dengan ekspektasi pasar, hal itu akan membawa dampak positif," ujar Andri.

Bahana pun merekomendasikan delapan saham unggulan, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan target harga Rp 8.500 per lembar, PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan target harga Rp 39.700 per lembar, dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dengan target harga Rp 11.600 per lembar.

Ada pula saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dengan target harga Rp 2.174 per lembar, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) dengan target harga Rp 3.500 per lembar, dan PT Indofood CBP Tbk (ICBP) dengan target harga Rp 10.600 per lembar.

Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) pun menarik, dengan target harga Rp 10.000 per lembar dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) dengan target harga Rp 1.700 per lembar.  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Strategi Melati Eks JKT 48 Kembangkan Bisnis Nasi Bakar Kuali Kuning

Strategi Melati Eks JKT 48 Kembangkan Bisnis Nasi Bakar Kuali Kuning

Smartpreneur
Upah PMI Sektor Domestik di Taiwan Naik Jadi Rp 9,9 Juta

Upah PMI Sektor Domestik di Taiwan Naik Jadi Rp 9,9 Juta

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10,6 Triliun dari Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10,6 Triliun dari Lelang Sukuk Negara

Whats New
Daftar Limit Transfer BCA Lengkap

Daftar Limit Transfer BCA Lengkap

Spend Smart
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.870,5 per Dollar AS

Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.870,5 per Dollar AS

Whats New
Dirut PLN Ungkap Adanya Potensi Krisis Pasokan Batu Bara

Dirut PLN Ungkap Adanya Potensi Krisis Pasokan Batu Bara

Whats New
BKN Sebut ASN RI Lebih dari 4,3 Juta, Tapi Jumlah Perempuan Jadi Pimpinan Masih Minim

BKN Sebut ASN RI Lebih dari 4,3 Juta, Tapi Jumlah Perempuan Jadi Pimpinan Masih Minim

Whats New
Turun 9,55 Persen, Laba Bersih Lippo Cikarang Rp 222,5 Miliar di Semester I-2022

Turun 9,55 Persen, Laba Bersih Lippo Cikarang Rp 222,5 Miliar di Semester I-2022

Rilis
Reli Berakhir, IHSG Ditutup di Zona Merah Hari Ini

Reli Berakhir, IHSG Ditutup di Zona Merah Hari Ini

Whats New
Bos Indofood Bantah Kabar soal Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat

Bos Indofood Bantah Kabar soal Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat

Whats New
OJK: Sampai Saat Ini Belum Ada Rencana untuk Normalisasi Jam Perdagangan Bursa

OJK: Sampai Saat Ini Belum Ada Rencana untuk Normalisasi Jam Perdagangan Bursa

Whats New
Mengenal Tugas CEO dan Tanggung Jawabnya dalam Perusahaan

Mengenal Tugas CEO dan Tanggung Jawabnya dalam Perusahaan

Whats New
Beda Pendapat dengan Mentan, Mendag Sebut Harga Mi Instan Tidak Akan Naik 3 Kali Lipat

Beda Pendapat dengan Mentan, Mendag Sebut Harga Mi Instan Tidak Akan Naik 3 Kali Lipat

Whats New
Inflasi Pangan Tembus 10 Persen, Gubernur BI: Harusnya Tidak Boleh Lebih dari 5-6 Persen

Inflasi Pangan Tembus 10 Persen, Gubernur BI: Harusnya Tidak Boleh Lebih dari 5-6 Persen

Whats New
Atasi Sampah Organik, Bank DBS Indonesia dan Kebun Kumara Hadirkan Layanan Kompos Kolektif

Atasi Sampah Organik, Bank DBS Indonesia dan Kebun Kumara Hadirkan Layanan Kompos Kolektif

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.