Proyek Makassar New Port Capai 58,26 Persen

Kompas.com - 15/01/2018, 12:11 WIB
Proses pengerjaan proyek Makassar New Port (MNP) di pelabuhan petikemas PT Pelindo IV Makassar, Selasa (31/5/2016). KOMPAS.com/Hendra CiptoProses pengerjaan proyek Makassar New Port (MNP) di pelabuhan petikemas PT Pelindo IV Makassar, Selasa (31/5/2016).
|
EditorErlangga Djumena

MAKASSAR, KOMPAS.com - Proyek pembangunan salah satu proyek strategis Nasional, Makassar New Port (MNP), yang dibangun oleh PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) sudah mencapai 58,26 Persen.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Doso Agung, Senin (15/1/2018) mengatakan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno datang meninjau proyek MNP yang konstruksi fisiknya telah mencapai 58,26 persen.

"Dengan pencapaian ini, Menteri Rini datang meninjau dan meminta MNP beroperasi bulan Oktober tahun ini. Memang pembangunan MNP tahap I ditargetkan rampung pada akhir 2018, sehingga operasional pelayanan petikemas memungkinkan dilakukan pada awal 2019 mendatang,” kata Doso.

Doso merinci, progress di tahap I A mencapai 57,99 persen pertanggal 14 Januari 2018, tahap I B mencapai 62,34 persen dan tahap I C 39,30 persen.

Baca juga : Menteri Rini Targetkan Makassar New Port Beroperasi Oktober 2018

Kepala Satuan Pengelola Proyek MNP, Arwin menambahkan, pembangunan MNP terbagi dalam beberapa tahapan utama. Untuk tahap I terdiri dari tiga paket pengerjaan yakni paket A, B dan C.

“Secara terperinci, pengerjaan paket A meliputi pembangunan akses jalan, dermaga dan lapangan penumpukan petikemas yang akan memiliki kapasitas terpasang mencapai 1,5 juta twenty-foot equivalent unit (TEUs),” urainya.

Arwin menyebut, kegiatan untuk paket B mencakup reklamasi seluas kurang lebih 13 hektar, causeway kurang lebih 1.276 meter, lapangan peti kemas sekitar lebih 16 hektar dan pengerukan kolam pelabuhan 16,0 mean low water springs (mLWS). Sedangkan kegiatan untuk paket C berupa pembangunan breakwater sepanjang 1.310 meter.

"Kebutuhan investasi setiap paket untuk tahap I ini yakni, paket A menyerap anggaran sebesar Rp 326 miliar, paket B sebesar Rp 1,06 triliun dan untuk paket C mencapai Rp 228 miliar," sebutnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X