Genjot Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Ini yang Dilakukan BI

Kompas.com - 18/01/2018, 11:00 WIB
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo pada acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di Grand City Surabaya, Rabu (8/11/2017). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANDeputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo pada acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di Grand City Surabaya, Rabu (8/11/2017).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia ( BI) menyatakan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang stabil dan berkelanjutan. Salah satu caranya adalah dengan memberikan pembekalan terkait ekonomi dan inovasi bagi para pemimpin daerah.

Program itu dinamakan Economic Leadership for Regional Government Leader. Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, Indonesia menghadapi tantangan baru akibat konstelasi ekonomi global dan percepatan perubahan yang pesat, yang dipicu perkembangan eksponensial teknologi.

Digitalisasi, mobilitas dan keterhubungan telah menciptakan platform-platform yang tidak melihat wilayah dan batas-batas regional.

“Untuk menjawab tantangan dan merespon hal tersebut, pengembangan SDM yang berkualitas dalam kepemimpinan ekonomi nasional dan regional menjadi jawaban yang tepat,” ujar Perry dalam sambutannya pada pembukaan program, Kamis (18/1/2018).

Baca juga : BI Ingatkan Calon Kepala Daerah Janji Politik DP Rumah 0 Persen

Perry menuturkan, program ini merupakan bentuk dukungan BI kepada para pemimpin daerah di seluruh Indonesia dalam mensukseskan reformasi struktural dan mempercepat pembangunan ekonomi regional yang sustainable, merata dan inklusif, melalui pembaruan dan terobosan-terobosan inovatif.

Program ini akan memaparkan strategi bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan strategi dalam menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru sesuai kondisi masing-masing daerah.

Berikutnya adalah cara mendayagunakan APBD, terutama dalam peningkatan efisiensi dan ketepatan pemanfaatan dan cara menciptakan iklim investasi terutama dengan membuat regulasi yang ramah terhadap investor.

Terakhir, program ini juga memaparkan strategi koordinasi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan stakeholder. Sebab, dalam menerapkan kebijakan yang bagus tetap diperlukan koordinasi dan komunikasi yang baik.

Baca juga : BI Kembali Tegaskan Larangan Penggunaan Mata Uang Virtual Jenis Apapun

Proogram ini juga mengunakan format pembelajaran dalam bentuk studi kasus dan interactive sharing dari para peserta mengenai terobosan strategi yang telah dilakukan di masing-masing daerah.

Peserta program terdiri atas Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota, Ketua DPRD Kabupaten dan Kota, Kepala Kepolisian Resor, serta Kepala Kantor Perwakilan BI di berbagai wilayah.

Kompas TV Simak info selengkapnya di Kompas Bisnis bersama analis senior Infovesta Utama, Praska Putrantyo.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X