Luhut: Enggak Ada yang Beking-beking, Kita Sapu yang Macam-macam...

Kompas.com - 18/01/2018, 19:09 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemartiman Luhut Binsar Pandjaitan KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIMenteri Koordinator Bidang Kemartiman Luhut Binsar Pandjaitan
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengawasi setiap transaksi di proyek negara, termasuk pembangunan light rail transit ( LRT) Jabodebek.

Pernyataan tersebut disampaikan Luhut dalam sambutannya ketika menyaksikan kerja sama PT Inka dengan sejumlah perusahaan dan Badan Pengembangan SDM Kementerian Perhubungan.

“BPKP dari awal saya minta terlibat untuk mengaudit setiap pengeluaran supaya kita bisa menunjukkan (kinerja yang) efisien,” ujar Luhut melalui keterangan resminya, Kamis (18/1/2018).

“Sudah lewatlah era-era terlalu banyak korupsi itu, sekarang era keterbukaan, transparansi, transfer of technology, itu semua kita lakukan,” tambah dia.

Baca juga: Cerita di Balik Ketertarikan Ratu Prabu Bangun LRT Jakarta

BPKP memiliki fungsi yang salah satunya sebagai auditor investigatif terhadap kasus penyimpangan yang berindikasi merugikan keuangan negara atau daerah. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden RI No 192 Tahun 2014 tentang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Terkait proyek LRT Jabodebek, Luhut meminta setiap pihak segera melaporkan bila menemukan adanya indikasi penyelewengan. Jangan sampai dalam proyek negara itu ada sosok orang kuat yang melindungi kepentingan pribadi pihak tertentu.

“Egggak ada yang bilang beking-beking, kita sapu saja (kalau ada) yang macam-macam,” sebutnya.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Deputi Bidang Akuntan Negara Ekonomi BPKP Bonny Anang Dwiyanto, Wali Kota dan Bupati Madiun, serta perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, Kemen Ristekdikti, Bappenas, BPPT, PT Adhi Karya, PT KAI, PT LEN, PT SMI, PT Inti, PT Krakatau Steel, dan PT Inalum.

Kompas TV Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang baru dilantik untuk segera membahas reklamasi pantai Jakarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X