BPKP Sudah Selesaikan Verifikasi Biaya Interkoneksi di Akhir 2017

Kompas.com - 19/01/2018, 12:10 WIB
Ilustrasi smartphone ShutterstockIlustrasi smartphone
EditorAprillia Ika

KOMPAS.com - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan ( BPKP) sebagai tim verifikator independen yang ditunjuk untuk menyelesaikan penetapan biaya interkoneksi industri seluler sudah merampungkan pekerjaannya pada Desember 2017 lalu.

BPKP bahkan sudah menyerahkan hasilnya ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sebagai bahan bagi Kementerian untuk segera menyelesaikan aturan tarif interkoneksi seluler.

Namun, hasil verifikasi hanya boleh diketahui oleh Kemenkominfo. "BPKP tidak berwenang menginformasikan hasilnya, selain kepada Kemenkominfo," ujar Catur Iman Pratignyo, Kepala Bagian Humas dan Hubungan Antar Lembaga BPKP, Kamis (18/1/2017).

Baca juga : Ombudsman Awasi Parameter Perhitungan Tarif Interkoneksi

Secara terpisah, Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Bidang Kebijakan Publik, Taufik Hasan menyatakan, hasil hitungan BPKP itu merupakan biaya interkoneksi asimetris.

"Biayanya disesuaikan dengan (jumlah) jaringan operator," terangnya.

Dengan asimetris, perhitungan tarif interkoneksi akan berdasarkan pada biaya atas kerja keras si operator membangun jaringan dan efisiensi operator (cost based).

Menurut Taufik, pihaknya perlu mengkaji beberapa alternatif dari perhitungan BPKP tersebut serta dampaknya terhadap pertumbuhan industri telekomunikasi.

Ada beberapa hal yang menjadi dasar kajian, yakni keseimbangan jaringan dan pasar, terjadinya efisiensi agar menguntungkan konsumen.

Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenominfo Ahmad M. Ramli belum menjawab konfirmasi KONTAN.

Baca juga : Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif Interkoneksi

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memastikan menunda implementasi penurunan tarif interkoneksi.
Penurunan yang semula dijadwalkan efektif 1 September 2016 itu molor hingga waktu yang belum ditentukan.

Penentuan tarif interkoneksi ini sendiri akan menjadi patokan bagi pendapatan operator seluler di masa mendatang. Sehingga hasil verifikasi dari BPKP menjadi penting.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X