XL Nyalakan 40 BTS USO di Daerah Terpencil

Kompas.com - 25/01/2018, 07:03 WIB
ilustrasi Yoga Hastyadi Widiartanto/Kompas.comilustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - XL Axiata resmi menyalakan total 40 base transceiver station ( BTS) yang disokong oleh dana universal service obligation ( USO) di sejumlah daerah terpencil di Indonesia.

Group Head Commercial LTE XL Axiata, Rahmadi Mulyohartono mengatakan daerah yang jadi bagian dari program tersebut antara lain tersebar di Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Nusa Tenggara Timur.

"Di sana koneksinya menggunakan 2G. Koneksinya pakai satelit milik pemerintah karena belum ada kabel. Bahkan listrik pun belum masuk," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (24/1/2018).

Meski kecepatan yang diberikan relatif kecil karena keterbatasan satelit, menurut Rahmadi, masyarakat setempat menyambut dengan antusias.

Contohnya saat resmi menyalakan BTS USO di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan pada Selasa (23/1/2018) lalu. Kapasitas 256 kbps yang bisa dipasok oleh satu unit BTS di sana langsung diserap habis oleh masyarakat sekitar dan kecepatan segera melambat.

Rahmadi menggambarkan, jika satu smartphone bisa mengakses kapasitas 16 kbps, maka total ada sekitar 80 unit smartphone yang bisa mengakses jaringan 256 kbps itu secara bersamaan.

"Di sana memang ada yang sudah memiliki smartphone dan kenal internet. Begitu akses 2G dibuka, mereka malah mintanya naik lagi," ujarnya.

XL pun tidak menutup kemungkinan untuk mengembangkan kecepatan koneksi internet di daerah yang menggunakan BTS USO tersebut. Pasalnya, meski BTS dibangun dengan dana dari USO, pemerintah juga mengizinkan pengembangan komersil asal menggunakan dana operator sendiri.

"Tapi itu tergantung kajian, dilihat potensi dan feasibility-nya bagaimana," imbuh Rahmadi.

Untuk saat ini, XL hanya mendapat jatah membangun 40 BTS USO di 4 provinsi. Lebih rincinya, BTS di Kabupaten Tabalong disebarkan ke 7 titik di 3 kecamatan.

Tiga kecamatan tersebut yakni Muara Aya, mencakup site di Desa Binjai, Salikung, dan Sei Kumap; di Kecamatan Bintang Ara, site berada di desa Panaan, Hegar Manah, dan Dambung Raya; serta di Kecamatan Jaro, yaitu di Desa Purui.

Di Kalimantan Barat BTS tersebar di 13 titik. Semuanya ada di 3 kabupaten, yaitu Ketapang sebanyak 6 site, Bengkayang (4 site), Sambas (2 site) dan Sanggau (1 site).

Selain itu, BTS USO yang memancarkan sinyal telekomunikasi XL juga ada di Sulawesi Tenggara, yakni Kabupaten Kepulauan Konawe, dan di Nusa Tenggara Barat (Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Bima).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X