Kemenkop Dorong Petani Manfaatkan Sistem Resi Gudang

Kompas.com - 25/01/2018, 08:15 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kemenkop menyatakan, Sistem Resi Gudang (SRG) menjadi solusi bagi petani dalam mengatasi musim panen.

Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Abdul Kadir Damanik mengatakan, SRG bisa dimanfaatkan petani pada saat musim panen tiba.

"SRG ini sesungguhnya salah satu solusi untuk pembiayaan bagi petani garam, kakao dan lainnya itu untuk mengatasi harga jual," kata Abdul melalui keterangan resmi, Kamis (25/1/2018).

Dengan demikian, pihaknya tengah mendorong agar petani mau menggunakan SRG dengan melakukan sosialisasi melalui koperasi di lima lokasi.

Sebab, SRR juga menjadi akses para petani untuk memperoleh permodalan dan menghindari kerugian pada saat musim panen.

Program SRG ini menawarkan Skema Subsidi Resi Gudang (SSRG) yang dapat menjadi alternatif pembiayaan bagi petani, kelompok tani (Poktan), koperasi dan gabungan kelompok tani (Gapoktan), dengan bunga sebesar 6 persen.

"Dengan dokumen resi gudang yang dapat dijadikan sebagai jaminan kredit di bank," jelasnya.

Selain itu, Abdul mengatakan, SRG juga menjadi peluang usaha bagi koperasi untuk menjadi pengelola gudang. Adapun program yang akan dijalankan pada 2018 ini, Kemenkop UKM melakukan sosialisasi kepada 250 koperasi dan UKM di lima lokasi.

"Hingga Januari 2018 telah ada 18 koperasi yang menjadi Pengelola Gudang SRG," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.