Rencana Lepas Saham Delta Djakarta oleh Pemprov DKI Masih "Gelap"

Kompas.com - 25/01/2018, 14:11 WIB
Direktur Pemasaran PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) Ronny Titiheruw (kanan) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (25/1/2018). KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTODirektur Pemasaran PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) Ronny Titiheruw (kanan) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (25/1/2018).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com -Rencana Pemprov DKI Jakarta yang akan melepas kepemilikan sahamnya di pabrik bir PT Delta Djakarta Tbk sampai saat ini masih belum jelas.

Direktur Pemasaran Delta Djakarta Ronny Titiheruw mengatakan, dirinya belum mengetahui informasi rencana pelepasan saham milik Pemprov DKI Jakarta.

"Saya engga tahu, tanya kesana (Pemprov DKI Jakarta)," ujar Ronny saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (25/1/2018).

Namun demikian, pada Mei 2017 silam, Direktur Keuangan Delta Djakarta Alan V Fernandez mengungkapkan, pihaknya masih menunggu Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies-Sandi resmi menjabat, sebab yang melontarkan wacana penjualan saham milik Pemprov DKI Jakarta adalah pasangan Anies-Sandi.

"Pemprov DKI yang miliki hak prerogratif untuk menyelesaikannya, kami tidak bisa komentar apa-apa. Kami tunggu sampai Gubernur terpilih menjabat pada Oktober nanti," kata Alan.

Akan tetapi, hingga Anies-Sandi resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, kejelasan pelesapan saham milik Pemprov DKI Jakarta belum menemui titik terang.

Sebagai informasi, PT Delta Djakarta merupakan salah satu perusahaan bir ternama.

Pemprov DKI Jakarta saat ini memiliki 26,52 persen saham perseroan dengan kepemilikan langsung sebesar 23,34 persen dan kepemilikan melalui Badan Pengelola Investasi Penanaman Modal DKI Jakarta (BP-IPM Jaya) sebesar 2,91 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X