Bandara Kulon Progo Bakal Serap 3.000 Karyawan, Warga Lokal Disiapkan Jadi Pramugari hingga Petugas Avsec

Kompas.com - 29/01/2018, 06:37 WIB
Lahan bekas kawasan permukiman dan pertanian yang telah dikosongkan untuk pembangunan bandara baru Yogyakarta di Desa Palihan, Temon, Kulon Progo, DI Yogyakarta, terlihat dari udara, Jumat (8/12/2017). Pengosongan lahan yang telah mencapai 97 persen saat ini dihentikan sementara menyusul masih adanya pertentangan dari warga yang menolak untuk pindah dan tetap bertahan di rumah mereka. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOLahan bekas kawasan permukiman dan pertanian yang telah dikosongkan untuk pembangunan bandara baru Yogyakarta di Desa Palihan, Temon, Kulon Progo, DI Yogyakarta, terlihat dari udara, Jumat (8/12/2017). Pengosongan lahan yang telah mencapai 97 persen saat ini dihentikan sementara menyusul masih adanya pertentangan dari warga yang menolak untuk pindah dan tetap bertahan di rumah mereka.
|
EditorErlangga Djumena

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk ditempatkan di New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang ada di Kecamatan Temon. Jumlah SDM yang akan diserap untuk bekerja di sana saat bandara beroperasi tahun 2019 ditaksir hampir 3.000 orang.

"Estimasi AP I, bandara membutuhkan tenaga hampir 3.000 (orang) saat operasional. 80 persen adalah tenaga yang tidak harus berpendidikan tinggi, artinya cukup lulusan SMA dan SMK," kata Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo saat ditemui Kompas.com di Kota Yogyakarta, Jumat (26/1/2018) lalu.

Hasto menyebutkan, SDM yang dibutuhkan memiliki rentang usia dari 17 sampai 35 tahun. Untuk posisi bidang kerjanya tidak hanya ditentukan dari AP I selaku pengelola bandara, melainkan juga permintaan dari warga yang dituangkan melalui jawaban di kuisioner.

Seperti pekerjaan sebagai pramugari, menurut Hasto berasal dari permintaan warga setempat. Untuk itu, Pemkab Kulon Progo saat ini sedang melaksanakan proses rekrutmen hingga bulan Februari 2018 untuk kelas pelatihan pramugari bagi warga di sana.

Baca juga: Bandara Kulon Progo Diusulkan Jadi Etalase Seni Pertama di Indonesia

"Ini angkatan pertama, 26 orang (calon pramugari) dilatih dan targetnya bulan Juni sudah siap kerja. Kami sudah kerja sama dengan Lion Air dan Sriwijaya, mereka komit rekrut pramugari dari Kulon Progo," tutur Hasto.

Selain pramugari, Pemkab Kulon Progo juga sudah meluluskan latihan satu angkatan petugas ground handling serta tiga angkatan aviation security (avsec). Hasto turut memastikan, akan ada 72 angkatan lagi dengan masing-masing angkatan 26 orang yang akan dilatih dan lulus di tahun 2018.

Semua pelatihan tersebut dibebaskan dari biaya. Sampai saat ini, yang diprioritaskan untuk ikut pelatihan dan disiapkan bekerja di NYIA masih dari warga Kulon Progo, namun tidak menutup kemungkinan jika ada warga daerah lain yang ingin bergabung.

"Saya mengutamakan dari masyarakat Kulon Progo dulu, namun demikian kami tidak egois kalau kabupaten tetangga mau ikut kami tidak melarang," ujar Hasto.

Adapun NYIA dibangun karena bandara yang ada saat ini, yaitu Adisutjipto, sudah melebihi kapasitas yang seharusnya. Bandara Adisutjipto dirancang untuk melayani 1,8 juta penumpang per tahun, sementara rata-rata penumpang per tahun kini mencapai 7,8 juta orang.

Lahan di Adisutjipto juga adalah milik TNI Angkatan Udara, sehingga kegiatan penerbangan sipil atau komersial di sana harus berbagi dengan jadwal penerbangan militer di mana menggunakan runway dan ruang udara yang sama. Hal itu kerap membuat pesawat yang hendak terbang atau mendarat tertahan dan menyebabkan layanan kepada penumpang jadi tidak maksimal.

Kompas TV Puluhan warga Kulon Progo yang mendukung pembangunan New Yogyakarta International Airport menggelar unjuk rasa di depan kantor proyek Angkasa Pura.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Whats New
KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

Whats New
Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Smartpreneur
[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

Whats New
Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Whats New
PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

Whats New
Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Whats New
Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Whats New
Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Whats New
LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

Whats New
Sri Mulyani:  Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Sri Mulyani: Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Rilis
Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Rilis
BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

Whats New
Ini yang Terjadi pada Reksa Dana saat Indeks LQ45 dan IDX30 Dievaluasi

Ini yang Terjadi pada Reksa Dana saat Indeks LQ45 dan IDX30 Dievaluasi

Spend Smart
Bank BJB Kucurkan Kredit untuk BPR Kredit Mandiri Indonesia

Bank BJB Kucurkan Kredit untuk BPR Kredit Mandiri Indonesia

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X