Cuaca Buruk, Pertamina Upayakan Pengiriman BBM ke Pulau Karimunjawa

Kompas.com - 31/01/2018, 07:14 WIB
Wisatawan berdatangan ke Karimunjawa. TRIBUN JATENG/M SYOFRI KURNIAWANWisatawan berdatangan ke Karimunjawa.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

SEMARANG, KOMPAS.com - PT Pertamina masih mengupayakan pengiriman bahan bakar minyak (BBM) ke Kepulauan Karimunjawa, di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah di tengah cuaca buruk di perairan Laut Jawa.

Warga Karimunjawa sejak sepekan terkahir dikabarkan mulai mengeluhkan sulitnya mencari BBM. Di SPBU setempat, stok BBM sudah habis.

"Pertamina sudah menyiapkan kapal untuk mensuplay BBM ke Karimunjawa, tapi karena cuaca buruk sehingga belum diterbitkan ijin untuk berlayar," ujar Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV Semarang, Andar Titi Lestari, Selasa (30/1/2018) kemarin.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Semarang memberi peringatan gelombang tinggi antara 1,25 meter sampai 2,5 meter di perairan utara Jawa tengah, laut Jawa bagian tengah, perairan selatan Kalimantan tengah.

Gelombang itu terjadi pada Selasa (30/1/2018) mulai pukul 07.00 WIB, hingga 31 Januari 2018 sampai 07.00 WIB.

Ombak tinggi yang terjadi perairan di laut Jawa Tengah berakibat pada suplai BBM di Kepulauan Karimunjawa. Kapal pengangkut BBM dilarang berlayar ke pulau terindah di Jawa Tengah itu.

Andar menjelaskan, larangan kapal pengangkut BBM berlayar datang dari otoritas Syahbandar Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Otoritas itu melarang kapal berlayar karena kondisi cuaca yang buruk disertai tingginya gelombang laut di perairan Jawa.

Padahal, kapal pengangkut BBM telah disediakan, dengan rencananya mengangkut Pertalite sebanyak 25 kiloliter, lalu Bio Solar sebanyak 45 kiloliter, dan Dexlite sebanyak 5 kiloliter.

"Kami menunggu hingga diterbitkannya ijin layar tersebut. Kami sudah ready sejak tanggal 10 Januari," sambungnya.

Pertamina masih menunggu cuaca normal agar dapat mengirimkan kapal pengangkut BBM. Jika cuaca membaik, kapal akan segera dikirim.

Suplai BBM ke Karimunjawa sendiri merupakan implementasi dari salah satu kebijakan BBM satu harga yang dicetuskan Presiden Joko Widodo. Pertamina berkewajiban memenuhi kebutuhan itu untuk masyarakat di Karimunjawa.

"Karena kalau gelombang sudah mencapai 2,5 meter dikhawatirkan jika dipaksakan menjadi tidak safety," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kilang Pertamina Berulang Kali Kebakaran, Ini Kata Erick Thohir

Kilang Pertamina Berulang Kali Kebakaran, Ini Kata Erick Thohir

Whats New
Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Whats New
Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Spend Smart
Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.