Pramugari Wajib Berhijab di Aceh, Menhub Sebut Itu Suatu Syariat

Kompas.com - 31/01/2018, 14:35 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau pengoperasian kereta api (KA) Bandara Soekarno Hatta di dalam kereta menuju Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (23/11/2017). Menhub melakukan uji coba operasi KA Bandara Soekarno-Hatta dengan rute Stasiun Manggarai  Stasiun Soekarno Hatta, rute ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada awal bulan Desember 2017 mendatang. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIMenteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau pengoperasian kereta api (KA) Bandara Soekarno Hatta di dalam kereta menuju Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (23/11/2017). Menhub melakukan uji coba operasi KA Bandara Soekarno-Hatta dengan rute Stasiun Manggarai Stasiun Soekarno Hatta, rute ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada awal bulan Desember 2017 mendatang.
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendukung imbauan dari Bupati Aceh Besar untuk meminta maskapai agar pramugarinya menggunakan hijab saat melangsungkan penerbangan dari dan ke Aceh. 

Dia menyebut, Aceh memang menerapkan syariat Islam, sehingga para maskapai harus memenuhi persyaratan tersebut.

"Saya pikir itu usulan yang baik, karena ini suatu syariat. Hanya saja memang ini kan sektoral di daerah Aceh," kata dia saat ditemui di Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (31/1/2018). 

Meski demikian, mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini menuturkan, pemberlakuan pramugari menggunakan hijab hanya dilakukan di Aceh saja. 

Baca juga: Lion Air Group Siapkan Busana Hijab untuk Pramugari Rute Aceh

Busana hijab pramugari Lion Air GroupDok. Lion Air Group Busana hijab pramugari Lion Air Group
Sementara untuk daerah lain, Budi Karya menyatakan, yidak ada pemberlakukan busana hijab. 

"Untuk sementara di Aceh dulu. Karena daerah Aceh memang menetapkan seperti itu, daerah lain tidak," sebutnya.

Hingga kini, terdapat beberapa maskapai yang mempunyai rute dari dan ke Aceh, yakni Lion Air, Batik Air, Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, dan AirAsia. 

Sebelumnya, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali menyurati seluruh General Manager Maskapai di Aceh untuk meminta agar seluruh pramugari yang melayani rute Aceh untuk berhijab. Surat yang dikeluarkan pada 18 Januari 2018 lalu itu berisi dua poin utama dan tiga sub poin.

Dalam surat bernomor 451/65/2018 itu, pramugari juga diwajibkan untuk berbusana muslimah yang sesuai dengan aturan Syariat Islam.

Kompas TV Bagaimana jika ada seorang perempuan berhijab yang mahir memainkan papan seluncur?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X