PT KAI dan 200 Barista Bagikan Kopi Gratis di Stasiun Tugu dan Solo Balapan

Kompas.com - 31/01/2018, 16:15 WIB
Sejumlah barista meracik kopi untuk dibagikan ke penumpang kereta api secara gratis di Stasiun Malang, Rabu (31/1/2018) KOMPAS.com / Andi HartikSejumlah barista meracik kopi untuk dibagikan ke penumpang kereta api secara gratis di Stasiun Malang, Rabu (31/1/2018)
|
EditorAprillia Ika

SOLO, KOMPAS.com - Industri kopi di Indonesia saat ini terus berkembang seiring menjamurnya jumlah kedai kopi di berbagai daerah di Indonesia. Sayangnya, banyak kedai kopi lokal yang lebih banyak menggunakan biji kopi impor.

Masyarakat juga lebih bangga mengkonsumsi kopi dengan label luar negeri ketimbang kopi lokal. Melihat kondisi ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI tergerak memperkenalkan kopi asli Indonesia kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan daya saingnya.

PT KAI, melalui anak usahanya, PT Resta Multi Usaha, bersama dengan komunitas kopi menyelenggarakan program pembagian kopi gratis dengan tajuk "Ngopi Bareng KAI - Enjoy Your Journey With Indonesian Coffee" kepada penumpang kereta api (KA) dan masyarakat yang berada di sekitar Stasiun Tugu di Yogyakarta dan di Stasiun Solo Balapan di Solo.

Baca juga : Ganjar Sebut Kawasan Pegunungan di Jateng Punya Potensi Kopi yang Bagus

"Kami punya andil untuk kemakmuran negara terutama bagi para petani kopi di Indonesia, sehingga kami ikut mengenalkan dan mempromosikan kopi kepada masyarakat," kata Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto di Solo, Jawa Tengah, Rabu (31/1/2018).

Dalam kegiatan tersebut, secara total ada 200 barista lokal profesional turut hadir menemani perjalanan para pengguna jasa KA. Mereka akan menyuguhkan kopi gratis bagi penumpang yang dapat menunjukkan aplikasi terbaru KAI Access yang sudah terinstal dan terdaftar di ponselnya.

Selain menyuguhkan kopi, para barista juga menampilkan cara meracik kopi yang nikmat di dua stasiun tersebut.

PT KAI juga memberikan kesempatan kepada pegiat kopi nusantara untuk menjual produk mereka kepada masyarakat. Produk yang dijual berupa green bean, roast bean, kopi bubuk, serta cold brew.

Baca juga : Gerai Kopi Aceh Hadir di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

"Sambutan masyarakat cukup antusias. Ada pembagian kopi di kereta api. Ada 20.000 cangkir kopi disediakan Daop VI Yogyakarta selama dua hari di Stasiun Tugu dan Stasiun Solo Balapan," jelas dia.

"Kami mengapresiasi PT KAI yang mengenalkan dan mempromosikan kopi. Kopi yang kami buat ini hasil dari petani langsung di Gunung Lawu, Magetan," kata Farid Yuli Kurniawan, seorang barista yang ikut dalam kegiatan itu.

Kompas TV PT. KAI melakukan promosi kopi dengan membagikan ribuan gelas kopi gratis langsung dari tangan barista-barista andal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X