BI: Mata Uang Digital Masih Tahap Kajian Awal

Kompas.com - 31/01/2018, 18:11 WIB
Mata uang digital Ripple CNBC.comMata uang digital Ripple
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) mencermati perkembangan mata uang digital (digital currency). Bank sentral pun mencermati perkembangan yang terjadi di bank-bank sentral di dunia.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko menyebutkan, bank-bank sentral di dunia pun melalukan kajian mengenai mata uang digital maupun virtual. Bank sentral Inggris, misalnya, melakukan kajian mengenai mata uang digital sejak tahun 2016 silam.

"Tujuannya diteliti mungkinkah bank sentral menerbitkan digital currency. 70 persen bank sentral melakukan penelitian itu," sebut Onny di Kompleks Perkantoran BI, Rabu (31/1/2017).

Meskipun demikian, belum ada bank sentral yang menerapkan mata uang digital. Yang ada adalah sejumlah bank sentral melakukan pilot project alias percobaan, seperti di Kanada, Singapura, maupun Ekuador.

Baca juga: Bank Indonesia Buka Kemungkinan Adanya Rupiah Digital

BI pun melakukan kajian tersebut. Namun demikian, sebut Onny, kajian tersebut masih berupa kajian awal dan belum ada rencana untuk melakukan uji coba maupun penerbitan mata uang digital.

Sebab, dalam menerbitkan mata uang digital, ada sejumlah implikasi yang harus diantisopasi. Onny menuturkan, beberapa implikasinya antara lain terhadap stabilitas moneter, sistem keuangan, maupun sistem pembayaran.

"Semua masih sifatnya kajian. Masih memetakan yang terjadi di beberapa bank sentral," ujar Onny.

Ia menyatakan, ada kemungkinan kajian tersebut dilakukan selama dua tahun. Namun, BI juga tidak menutup kemungkinan kajian rampung lebih cepat.

"Kajiannya tentu tidak sebentar. Bank of England saja dari 2016 sampai 2018 belum ada pilot projet. Harus diteliti betul implikasinya, dilihat kesiapannya, kalau tidak layak ya tidak usah (diterbitkan)," ucap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X