Harga Minyak Naik, Laba Shell Melonjak Dua Kali Lipat

Kompas.com - 01/02/2018, 17:48 WIB
|
EditorErlangga Djumena

LONDON, KOMPAS.com - Raksasa minyak Royal Dutch Shell membukukan rekor laba hingga dua kali lipat pada kuartal IV 2017. Kinerja laba perseroan ini didorong peningkatan harga minyak dan gas dunia.

Mengutip CNBC, Kamis (1/2/2018), laba bersih Shell tercatat sebesar 4,3 miliar dollar AS pada kuartal IV 2017. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 1,8 miliar dollar AS.

Capaian tersebut pun lebih tinggi dibandingkan konsensus proyeksi analis sebesar 4,24 miliar dollar AS. CEO Shell Ben van Beurden menyatakan, Shell telah berhasil membukukan kinerja keuangan yang kuat setelah melewati tahun transformasi.

"Fokus kami pada nilai, performa, dan daya saing membuktikan kami bisa memberikan arus kas sebesar 39 miliar dollar AS dari operasional kami, termasuk pergerakan modal kerja," jelas van Beurden.

Baca juga : Shell Siap Tambah Jaringan SPBU di Berbagai Kota

Adapun laba bersih Shell sepanjang tahun 2017 tercatat sebesar 15,8 miliar dollar AS. Capaian ini melonjak 119 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja keuangan Shell yang solid tersebut sejalan dengan lonjakan harga minyak dunia yang telah meningkat 50 persen sejak tahun lalu. Pada awal Januari 2018, acuan harga minyak internasional Brent bahkan menyentuh rekor sebesar 70 dollar AS per barrel.

Ada pula tanda-tanda keseimbangan kembali di pasar minyak. Ini khususnya terjadi karena Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sejumlah negara produsen utama dunia lainnya sepakat memangkas produksi.

Pada akhir tahun lalu pun, Shell menyatakan reformasi perpajakan AS akan memberikan dampak yang signifikan terhadap operasional bisnis perseroan. Perubahan aturan pajak AS yang dicanangkan Presiden Donald Trump diproyeksikan memberikan efek yang berarti terhadap kinerja keuangan Shell pada kuartal IV 2017.

Dalam kebijakan perpajakan, Trump memangkas tingkat pajak korporasi dari 35 persen menjadi 21 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.