Menteri-menteri Ekonomi Kabinet Kerja "Pulang" ke Kampus UI

Kompas.com - 02/02/2018, 10:15 WIB
Suasana Dies Natalis Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jumat (2/2/2018) KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANSuasana Dies Natalis Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jumat (2/2/2018)
|
EditorAprillia Ika

DEPOK, KOMPAS.com - Sejumlah menteri ekonomi Kabinet Kerja pulang kampung ke kampus Universitas Indonesia. Mereka menghadiri acara Dies Natalis UI ke-68 yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pantauan Kompas.com, sejumlah menteri ekonomi yang merupakan alumni UI terlihat hadir seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (FEB UI), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (FEB UI). 

Kemudian, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil (FH UI), dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro (FEB UI).

Tampak hadir pula Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo (FEB UI).

Selain itu, hadir pula Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Dalam pidatonya, Presiden menyatakan dirinya saat ini dibantu oleh enam orang alumni UI di Kabinet Kerja.

Baca juga : Di Depan Mahasiswa UI, Menteri Susi Jelaskan Alasan Penenggelaman Kapal

Selain yang telah disebutkan di atas, ada pula Menteri Kesehatan Nila Moeloek (FK UI) dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani (FISIP UI).

Staf Khusus Kepresidenan Moeldoko pun menempuh pendidikan S2 dan S3 di UI.

"UI penyumbang terbanyak menteri-menteri di Kabinet Kerja," kata Presiden di Balairung UI, Depok, Jumat (2/2/2018).

Menurut Presiden, kondisi tersebut menunjukkan bahwa UI adalah gudang orang-orang pintar. UI pun merupakan sumber pejuang pembangunan dan sumber energi sekaligus inspirasi.

Baca juga : BTN Siapkan Kredit Apartemen sebesar Rp 137 Miliar untuk Alumni UI

UI menyandang nama Indonesia pada 2 Februari 1950 silam. Sebelumnya, UI sudah berdiri sejak tahun 1849 atau 169 tahun lalu sebagai Sekolah Dokter Hindia Belanda (STOVIA).

Kompas TV Presiden Joko Widodo mendirikan Universitas Islam setelah mendapat masukan dari pemimpin Timur Tengah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X