Aqua Akhirnya Ajukan Keberatan terhadap Putusan KPPU ke PN Jaksel

Kompas.com - 02/02/2018, 18:19 WIB
Air kemasan merek Aqua Josephus PrimusAir kemasan merek Aqua
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Tirta Investama, produsen air minum dalam kemasan (AMDK) merek Aqua akhirnya mengajukan keberatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha ( KPPU).

Kuasa hukum Tirta Investama, Farid Nasution dari Kantor Hukum Assegaf Hamzah & Partners mengatakan, pihaknya telah mengajukan keberatan pada 31 Januari 2018 lalu. "Berkas juga sudah dimasukkan di hari yang sama," sebut dia saat dikonfirmasi Kontan.co.id, Jumat (2/2).

PN Jaksel dipilih karena sesuai dengan tempat domisili kantor Tirta Investama. Adapun alasan pengajuan keberatan itu lantaran, terdapat fakta dari pendapat ahli dan bukti yang dihadirkan selama proses persidangan tidak dipertimbangkan oleh majelis komisi.

Apalagi ucap Farid, dalam persidangan lalu memperjelas tindakan yang dipermasalahkan adalah tindakan individu dan tidak membuktikan adanya pelanggaran perusahaan oleh produsen Aqua ini. "Terdapat fakta-fakta kunci yang tidak dipertimbangkan secara menyeluruh dalam Putusan KPPU," katanya.

Baca juga: Aqua Vs Le Minerale, KPPU Nyatakan Aqua Bersalah

Sehingga, Tirta Investama percaya bahwa Pengadilan Negeri akan memeriksa dengan seksama seluruh bukti-bukti yang ada sebelum mengambil kesimpulan. Produsen air minum ini pun akan mengikuti prosedur hukum yang dibutuhkan dan memantau proses banding ini secara seksama untuk memastikan bahwa proses peradilan berjalan dengan adil.

Farid mengatakan,  Tirta Investama telah patuh pada business conduct policy dan competition policy perusahaan secara ketat, termasuk undang-undang antimonopoli di Indonesia, dan berkomitmen untuk beroperasi dengan standar kepatuhan tertinggi.

Apalagi, Tirta Investama telah mempelopori industri air dalam kemasan di Indonesia selama lebih dari 45 tahun.

Seperti diberitakan,  pada 19 Desember 2017 lalu KPPU menyatakan Tirta Investama bersama-sama dengan distributornya, PT Balina Agung Perkasa selaku distributor, terbukti melakukan persaingan usaha tidak sehat.

Keduanya, dinyatakan secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 15 ayat (3) huruf b dan Pasal 19 huruf a dan b Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Keduanya melarang sejumlah toko untuk menjual produk AMDK selain Aqua, dalam hal ini adalah Le Minerale.

Dalam persidangan, Aqua dan distributornya mangancam hendak menurunkan status dan fasilitas alias degregasi, dari semula dari star outlet menjadi wholeseller eceran terhadap pedagang yang menjual Le Minerale. Atas perbuatannya itu, Tirta Investama dan Balina Agung juga dikenakan denda oleh KPPU masing-masing sebesar Rp 13,84 miliar dan Rp 6,29 miliar.

Sekadar tahu saja, perkara persaingan usaha yang tidak sehat ini berawal dari layangan somasi dari PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group), produsen AMDK Le Minerale, kepada Aqua pada Oktober 2016 lalu. Saat itu Le Minerale menyampaikan temuan di lapangan bahwa Aqua dan distributornya bekerjasama untuk melarang sejumlah toko untuk menjual Le Minerale. Selanjutnya, KPPU pun bergerak cepat dengan mengumpulkan alat bukti pelanggaran dan membawanya hingga persidangan. (Kontan/Sinar Putri S.Utami)

Berita ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Aqua ajukan keberatan atas putusan KPPU ke PN Jaksel

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekayaan Jack Ma Lenyap Rp 22 Triliun, Mengapa?

Kekayaan Jack Ma Lenyap Rp 22 Triliun, Mengapa?

Work Smart
Hutama Karya: H-7 hingga Hari H Lebaran, 310.000 Kendaraan Lewat Tol Trans Sumatera

Hutama Karya: H-7 hingga Hari H Lebaran, 310.000 Kendaraan Lewat Tol Trans Sumatera

Whats New
Ironi Gula, Eksportir era Hindia Belanda, Jadi Importir Usai Merdeka

Ironi Gula, Eksportir era Hindia Belanda, Jadi Importir Usai Merdeka

Whats New
Harga Gula Bisa di Bawah Rp 10.000 Per Kg Tanpa Impor, asalkan...

Harga Gula Bisa di Bawah Rp 10.000 Per Kg Tanpa Impor, asalkan...

Whats New
Perusahaan-perusahaan Global Ini Bakal Terapkan WFH secara Permanen

Perusahaan-perusahaan Global Ini Bakal Terapkan WFH secara Permanen

Work Smart
Pemerintah Inggris Siapkan Bailout untuk Perusahaan-perusahaan Papan Atas

Pemerintah Inggris Siapkan Bailout untuk Perusahaan-perusahaan Papan Atas

Whats New
Jepang Kembali Gelontorkan Stimulus Rp 13.656 Triliun, Buat Apa Saja?

Jepang Kembali Gelontorkan Stimulus Rp 13.656 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
Sejak Awal Tahun, Harta Bos Djarum Berkurang Rp 177 Triliun

Sejak Awal Tahun, Harta Bos Djarum Berkurang Rp 177 Triliun

Whats New
Panduan Lengkap Penerapan New Normal yang Wajib Dipatuhi Perusahaan

Panduan Lengkap Penerapan New Normal yang Wajib Dipatuhi Perusahaan

Whats New
Hari Pertama Idul Fitri 2020, Jumlah Penumpang KRL Anjlok 90 Persen

Hari Pertama Idul Fitri 2020, Jumlah Penumpang KRL Anjlok 90 Persen

Whats New
Aturan New Normal: Jarak Antar-karyawan di Kantor Minimal 1 Meter

Aturan New Normal: Jarak Antar-karyawan di Kantor Minimal 1 Meter

Whats New
Kembali dari Mudik, PNS Harus Lampirkan Surat Pernyataan Kampungnya Bebas PSBB

Kembali dari Mudik, PNS Harus Lampirkan Surat Pernyataan Kampungnya Bebas PSBB

Whats New
Kurangi Gagal Panen, Kementan Terus Galakkan Program Asuransi Pertanian

Kurangi Gagal Panen, Kementan Terus Galakkan Program Asuransi Pertanian

Rilis
Jaga Stabilitas Pangan, Kementan Terus Optimalisasi Lahan Rawa

Jaga Stabilitas Pangan, Kementan Terus Optimalisasi Lahan Rawa

Whats New
Hingga H-1, Jasa Marga Catat 465.582 Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta

Hingga H-1, Jasa Marga Catat 465.582 Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X