Menteri Susi Yakin Pemprov DKI Jakarta Bisa Jaga Kebersihan Pasar Ikan Modern

Kompas.com - 08/02/2018, 18:48 WIB
Seorang pedagang tengah memilah ikan dagangannya di Pasar Ikan Muara Baru, Jakarta Utara pada Kamis (8/2/2018) KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan DSeorang pedagang tengah memilah ikan dagangannya di Pasar Ikan Muara Baru, Jakarta Utara pada Kamis (8/2/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjaga kebersihan pasar ikan agar tidak kembali kotor dan kumuh.

Jika pasar ikan bersih, akan mengundang minat masyarakat untuk berkunjung dan membeli ikan.

"Tolong jaga pasar itu bersih, jangan kumuh dan kotor lagi. Jakarta yang cantik," kata dia di Pasar Ikan Muara Baru, Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Pemilik maskapai Susi Air ini meyakini bahwa DKI Jakarta di bawah pimpinan Gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno bisa menjaga kebersihan pasar ikan modern yang dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Saya yakin Pak Anies dan Pak Sandi. Saya kenal dari 2006, sudah cukup lama. Jiwa muda, semangat muda masih bisa membangun Jakarta," kata dia.

"Jakarta harus jadi kota yang membanggakan, bukan Jakarta yang dikenal dengan macetnya, dengan kumuhnya. Saya yakin Pak Anies ingin menuju ke sana," tambah dia.

Sebelumnya, Menteri Susi Bersama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Ikan Modern Muara Baru, Jakarta.

Pasar Ikan Modern Muara Baru akan dibangun dengan konsep higienis dan modern "one stop shopping" aneka produk perikanan. Pasar ikan ini dibangun di atas lahan seluas 22.444 meter persegi milik KKP.

Pengerjaan pembangunan pasar ikan akan dilakukan oleh kontraktor PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk  selama 1 tahun dengan target penyelesaian pada Desember 2018.

Investasi pembangunan pasar ikan ini memakan biaya sebesar Rp 150,6 miliar yang bersumber dari dana APBN.

Pasar Ikan Modern Muara Baru direncanakan akan berisi 900 lapak basah, 69 kios pasar kering, 18 kios pancing, dan 68 kios ikan segar.

Pasar ikan ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung antara lain chiling room, ice storage, layanan perbankan, klinik kesehatan, wisata kuliner, laboratorium, masjid, pengepakan ikan, gardu PLN, dan instalasi pengelolaan air limbah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.