Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Tanjakan Emen dan Tanggung Biaya Korban Luka - Kompas.com

Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Tanjakan Emen dan Tanggung Biaya Korban Luka

Kompas.com - 11/02/2018, 11:12 WIB
Bus Pariwisata bernomor polisi F 7959 AA yang bermuatan rombongan wisatawan dari Ciputat, Jakarta Selatan, mengalami kecelakaan di Jalur Tanjakan Emen, Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2018). KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Bus Pariwisata bernomor polisi F 7959 AA yang bermuatan rombongan wisatawan dari Ciputat, Jakarta Selatan, mengalami kecelakaan di Jalur Tanjakan Emen, Ciater, Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jasa Raharja memastikan pihaknya memberikan santunan bagi korban meninggal kecelakaan bus di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2018).

Total korban meninggal tercatat 27 orang, belum termasuk dengan mereka yang mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.

"Total 27 korban meninggal dunia kami beri santunan kepada ahli waris kurang dari 24 jam, dengan masing-masing korban meninggal dunia Rp 50 juta," kata Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo Slamet saat dihubungi Kompas.com, Minggu (11/2/2018).

Budi menjelaskan, dari seluruh korban meninggal, 25 di antaranya disemayamkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang Selatan. Sedangkan satu korban lagi disemayamkan di Karawang dan satu lainnya di Bogor.

Baca juga : Ini Daftar 27 Korban Tewas di Tanjakan Emen Subang, Mayoritas Warga Ciputat

Sementara, untuk korban luka-luka yang didata sebanyak 18 orang dipastikan juga ditanggung seluruh biaya perawatannya oleh Jasa Raharja. Masing-masing korban luka mendapatkan biaya perawatan maksimal hingga Rp 20 juta.

"Korban luka dirawat di RSUD Subang," tutur Budi.

Berikut nama korban tewas yang sudah diidentifikasi:

1. Minah Rahayu (46), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

2. Julaeha (58).

3. Sopiah (63), Ciputat Timur.

4. Aminah (44), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

5. Sri Widodo (63), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

6. Nasiah bin Nur Badeng (56), Kampung Legoso, RT/RW 02/01, nomor 06, Pisangan, Ciputat Timur.

7. Munih (57), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

8. Sri Rohayati (49), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

9. Sugiati (55).

10. Oktikam, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

11. Siti Mulyamah, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

12. Hasanah (46), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

13. Mimin Mintarsih (44), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

14. Juminten (60), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

15. Liliana (48), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

16. Teti Sumiati (48), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

17. Sri Sulastri (60), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

18. Elida (64), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

19. Jono (56), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

20. Hajah Paikem (64), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

21. Atifah Siameti (10), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

22. Sri Martiningsih (35), Depok.

23. Rusminah (50), Ciledug, Kota Tangerang.

24. Siti Payung Alam (39), Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

25. Ari Lestari (42), Ciputat Timur, Tangerang Selatan

26. Yanuati (60), Ciputat Timur, Tangerang Selatan

27. Agus Waluyo (42), Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang yang diduga sebagai pengendara motor.

Kompas TV Bus mengangkut 28 siswa SDN Model kota Malang.


Komentar
Close Ads X