Waskita Karya: Gerbang KA Bandara Ambruk karena Angin Kencang - Kompas.com

Waskita Karya: Gerbang KA Bandara Ambruk karena Angin Kencang

Kompas.com - 12/02/2018, 13:57 WIB
Penumpang menanti kedatangan kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Batu Ceper, Kota Tangerang, Kamis (25/1/2018). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Penumpang menanti kedatangan kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Batu Ceper, Kota Tangerang, Kamis (25/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak PT Waskita Karya selaku kontraktor yang mengerjakan pembangunan gerbang di dekat perlintasan kereta Bandara Soekarno-Hatta, Jalan Perimeter Selatan, Kota Tangerang, menyebut angin kencang sebagai penyebab gerbang tersebut ambruk pada Minggu (11/2/2018). Akibat peristiwa tersebut, seorang sekuriti tertimpa dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Informasi yang dapat kami sampaikan, kejadian tersebut diakibatkan dari cuaca yang kurang baik berupa terpaan angin kencang," kata Kepala Bagian Humas dan CSR PT Waskita Karya, Poppy Sukmawati, melalui pesan singkat kepada Kompas.com pada Senin (12/2/2018).

Poppy menjelaskan, saat ini petugas di lapangan masih berupaya untuk memperbaiki serta memasang gerbang tersebut. Posisi gerbang itu membatasi antara Jalan Perimeter Selatan dengan rel serta instalasi kelistrikan kereta Bandara Soekarno-Hatta.

Meski berdekatan dengan rel, pihak Railink selaku operator kereta bandara memastikan tidak ada gangguan dan perjalanan kereta masih berlangsung normal. Adapun sekuriti korban tertimpa gerbang yang ambruk, Edi Junaidy, kini masih dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Komisi V DPR: Kecelakaan Marak, Direksi Waskita Harus Mundur


Komentar
Close Ads X