Mengulik Bisnis Jasa Konsultan Politik di Indonesia

Kompas.com - 13/02/2018, 10:51 WIB
Ilustrasi Politik KOMPASIlustrasi Politik

JAKARTA, KOMPAS.com - Seiring dengan perkembangan masa reformasi di Indonesia, bisnis jasa konsultan politik secara perlahan mulai bermunculan. Rupanya para politisi pun memerlukan jasa konsultan agar mereka terlinat mentereng di mata rakyat.

Jasa konsultan politik dilihat sebagai peluang bisnis ketika pemilihan presiden atau pilpres pertama kali dilaksanakan secara langsung pada 2004 silam, dilanjutkan dengan pemilihan kepala daerah secara langsung juga tahun 2005.

"Setelah reformasi, partai politik makin berkembang, mereka mulai berbenah. Ilmu-ilmu tentang kampanye berkembang, tidak monoton, di situ konsultan politik mulai jadi kebutuhan primer bagi politisi," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago saat ditemui Kompas.com di kantornya pada Jumat (9/2/2018) lalu.

Pangi menjelaskan, awalnya lembaga riset politik hanya menawarkan jasa untuk melaksanakan survei dan kebutuhan data kuantitatif. Lama kelamaan, kebutuhan politisi semakin kompleks hingga pada ranah untuk strategi pemenangan pemilu, branding, membaca sentimen publik, sampai mencari program apa yang disukai masyarakat.

Baca juga: Ini Saran Konsultan Asing agar Pembangunan Infrastruktur di Indonesia Berhasil

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi ChaniagoKOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago
Ditambah lagi dengan perkembangan teknologi dan perilaku masyarakat, membuat bisnis jasa konsultan politik berkembang dengan memanfaatkan kehadiran media sosial.

Menurut Pangi, kini dampak dan pengaruh media sosial bisa melebihi media-media konvensional yang sudah ada sebelumnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Media sosial bisa melampaui media mainstream. Jelas makin ke sini makin kompleks, semakin kreatif cara-caranya dan strategi dalam konsultan itu tidak kaku," tutur dia.

Senada dengan Pangi, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, mengungkapkan, ada kebutuhan lebih dari para politisi untuk kepentingan mereka mensukseskan sebuah pemilu.

Elite politik yang tadinya masih mengandalkan cara-cara tradisional untuk pemenangan mereka, secara bertahap mulai beralih ke cara modern melalui jasa konsultan politik.

"Ceruk (bisnis) itu memang sedang terbuka, karena pemainnya baru sedikit dan pasar baru terbuka," ujar Yunarto ketika berbincang di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).

Jenis Layanan Jasa Konsultan Politik

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto WijayaKOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya
Ada berbagai macam layanan jasa yang ditawarkan lembaga konsultan politik, tetapi secara garis besar terdapat tiga jenis layanan. Yunarto menjelaskan, dengan mengambil contoh konsultannya sendiri, dia menyebutnya sebagai 3M, yaitu Mapping, Monitoring, serta Mobilizing.

"Mapping berupa riset tentang perilaku pemilih dan bagaimana pemetaan di antara mereka dengan kompetitor," ucap Yunarto.

Kemudian monitoring merupakan pendampingan serta mobilizing lebih kepada eksekusi untuk pemenangan calon tertentu. Contoh mobilizing di antaranya kampanye door to door hingga memberi pelatihan kepada para saksi yang akan ditempatkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Meski secara garis besar jasa konsultan politik ada pada tiga ranah itu, kenyataannya banyak konsultan politik yang juga menerima order untuk hal-hal teknis lain, seperti membuatkan video hingga mencetak spanduk yang dipakai untuk berkampanye.

Tarif Jasa Konsultan Politik

Baik Pangi maupun Yunarto tidak menyebutkan secara gamblang mengenai tarif jasa konsultan politik. Namun, mereka memberi gambaran tentang komponen biaya apa saja yang biasanya ada jika politisi atau calon kepala daerah menggunakan jasa konsultan politik.

"Bicara survei saja, untuk kabupaten/kota, 400 responden antara Rp 120 juta-Rp 150 juta sekali survei. Bisa dilakukan paket, ada diskon. Pilkada provinsi, bisa Rp 225 juta-Rp 350 juta, tergantung daerahnya," tutur Yunarto.

Sedangkan untuk pendampingan, Pangi menyebut biasanya konsultan politik mematok biaya jasa per bulannya. Tidak ada angka pasti untuk jasa pendampingan ini, tetapi semakin tinggi tingkat elektabilitas seorang calon, maka biaya yang dibutuhkan selama pendampingan tidak terlalu besar.

"Kalau survei bagus, enggak terlalu berat, budget juga enggak terlalu besar. Kalau surveinya 20 persen, berat, budget juga lebih besar," ujar Pangi.

Pangi juga mengatakan, biaya jasa konsultan politik akan lebih mahal jika sudah melibatkan banyak orang pada tahap pemenangan atau mobilizing, terutama ketika menghadirkan saksi atau perwakilan di masing-masing TPS.

Kompas TV Survei SMRC: Mayoritas Warga Tolak Hak Anget KPK



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Nadin Amizah Rilis Album Mini | Ketika Isyana Sarasvati Kembali ke Khittah | 30 Tahun Album Smashing Pumpkins 'Gish'

[KURASI KOMPASIANA] Nadin Amizah Rilis Album Mini | Ketika Isyana Sarasvati Kembali ke Khittah | 30 Tahun Album Smashing Pumpkins "Gish"

Rilis
Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online dari Handphone

Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online dari Handphone

Work Smart
Mentan Syahrul Sebut Provinsi Bali Jadi Simbol Pertanian Maju

Mentan Syahrul Sebut Provinsi Bali Jadi Simbol Pertanian Maju

Whats New
Baru Capai 37 Persen, Luhut Minta Semua Pihak Fokus Kejar Target UMKM Go Digital

Baru Capai 37 Persen, Luhut Minta Semua Pihak Fokus Kejar Target UMKM Go Digital

Whats New
Tips Investasi Emas sebagai Diversifikasi Aset

Tips Investasi Emas sebagai Diversifikasi Aset

Earn Smart
Ini 3 Strategi agar Bisnis Bertahan Hadapi Perubahan Tren

Ini 3 Strategi agar Bisnis Bertahan Hadapi Perubahan Tren

Smartpreneur
Cara Mengikuti Lelang Online di lelang.go.id

Cara Mengikuti Lelang Online di lelang.go.id

Whats New
IHSG dalam Sepekan Merosot 1,41 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 7.108,5 Triliun

IHSG dalam Sepekan Merosot 1,41 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 7.108,5 Triliun

Whats New
UKM Ekspor Tempe ke Jepang, Mendag: Makanan Indonesia Makin Mendunia

UKM Ekspor Tempe ke Jepang, Mendag: Makanan Indonesia Makin Mendunia

Whats New
Indikasi Geografis: No Reputation, No Quality, No Price

Indikasi Geografis: No Reputation, No Quality, No Price

Whats New
Pendanaan Jadi PR Krusial Proyek Tol Yogyakarta-Bawen, Apa Solusinya?

Pendanaan Jadi PR Krusial Proyek Tol Yogyakarta-Bawen, Apa Solusinya?

Whats New
Manfaatkan Shopee, Mitraanda88 Wujudkan Mimpi Jangkau Pasar Mancanegara

Manfaatkan Shopee, Mitraanda88 Wujudkan Mimpi Jangkau Pasar Mancanegara

Smartpreneur
Asah 6 Skill Berikut agar Pelaku UMKM Mampu Bersaing di Ranah Digital

Asah 6 Skill Berikut agar Pelaku UMKM Mampu Bersaing di Ranah Digital

Whats New
Kisah Bittersweet by Najla, dari Hobi hingga Punya Banyak Reseller

Kisah Bittersweet by Najla, dari Hobi hingga Punya Banyak Reseller

Smartpreneur
Mengenal 5 Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Mengenal 5 Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X