Mengenal Dua Stafsus Menteri Rini yang Baru Saja Diangkat - Kompas.com

Mengenal Dua Stafsus Menteri Rini yang Baru Saja Diangkat

Kompas.com - 15/02/2018, 13:22 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno saat meresmikan program kewirausahaan untuk petani dan MBB di Sliyeg, Indramayu, Kamis (11/1/2018)Yoga Hastyadi Widiartanto Menteri BUMN Rini Soemarno saat meresmikan program kewirausahaan untuk petani dan MBB di Sliyeg, Indramayu, Kamis (11/1/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengangkat Judith Jubiliana Navarro Dipodiputro dan Parman Nataatmadja menjadi staf khususnya beberapa hari lalu. Judith diangkat menjadi Staf Khusus II dan Parman sebagai Staf Khusus V.

" Menteri Rini menugaskan Judith secara khusus untuk memantau dan mengevaluasi kebijakan inisiatif strategi BUMN, sinkronisasinya dengan program prioritas pembangunan nasional serta pelaksanaannya," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Kementerian BUMN Ferry Andrianto melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (15/2/2018).

Sedangkan Parman, menurut Ferry, ditugaskan untuk fokus menangani pemantauan, evaluasi serta pelaksanaan kebijakan kontribusi BUMN dalam rangka mendukung ekonomi kerakyatan.

Pengangkatan Judith dilakukan pada Kamis (8/2/2018) dan Parman pada Jumat (9/2/2018) lalu.

Baca juga : Stafsus Menkeu: Paket Deregulasi Ekonomi Bukan Kebijakan di Awang-awang

Judith memulai karirnya di bidang media dan jurnalistik tahun 1983 sampai 1995. Selain itu, Judith juga sempat mengemban posisi sebagai pemimpin redaksi Daily Executive Economic Digest selama tiga tahun, hingga pada 1987 dia bergabung dengan Standard Chartered Bank.

Judith juga pernah bergabung di Total E&P Indonesie tahun 2007. Selain itu, sejumlah kegiatan di bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat sempat dilakoni Judith, salah satunya bergabung dalam Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Portugal selama delapan tahun dari 1991.

Rekam jejak terakhir karir Judith adalah menjadi staf khusus Menteri Negara Pengelolaan Aparatur Negara (1992-1994), staf khusus Menteri Negara Lingkungan Hidup (1993-1996), staf ahli Pemkab Kutai Kartanegara (2001-2007), dan koordinator Perkumpulan Masyarakat Jakarta Peduli Papua dari tahun 2014.

Baca juga : Masih Rugi Besar, Garuda Diminta Menteri Rini Lakukan Pembenahan

Sedangkan Parman dahulu merupakan Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (2008-2018).

Parman juga merupakan Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1985, yang melanjutkan pendidikannya dengan menyelesaikan program International Executive Program di State University of New York tahun 1986 dan meraih gelar Master of Business tahun 1988 di kampus yang sama.

Parman memiliki rekam jejak yang panjang dalam bidang keuangan, yakni sebagai Direktur PT Danareksa Finance (1993), Managing Director PT Niaga Leasing (1996), President Director PT Niaga International Factors (1996), Direktur Utama PT Bahana Artha Ventura (2005), dan sempat menduduki kursi Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia.

Kompas TV Menteri BUMN Tinjau Layanan Pemudik di Pelabuhan


Komentar
Close Ads X