Januari 2018, Neraca Perdagangan RI Defisit 0,68 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 15/02/2018, 14:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, nilai neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2018 mengalami defisit sebesar 0,68 miliar dollar AS.

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, defisit tersebut dipicu oleh defisit sektor migas yang tercatat sebesar 0,86 miliar dollar AS.

"Walaupun neraca perdagangan sektor nonmigas surplus 0,18 miliar dollar AS," kata Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Dari sisi volume perdagangan, neraca volume perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar 34,66 juta ton pada Januari 2018. Ini didorong oleh surplus neraca sektor nonmigas sebesar 35,06 juta ton.

Baca juga : 2018, Neraca Perdagangan RI Diperkirakan Bakal Terus Positif

Sementara itu, neraca voume perdagangan sektor migas mengalami defisit 0,40 juta ton. Nilai ekspor Indonesia pada Januari 2018 mencapai 14,46 miliar dollar AS, turun 2,81 persen dibandingkan Desember 2017 namun tumbuh 7,86 persen dibandingkan Januari 2017.

Ekspor nonmigas pada Januari 2018 mencapai 13,17 miliar dollar AS, turun 1,45 persen dibandingkan Desember 2017.

Penurunan terbesar ekspor nonmigas pada Januari 2018 terhadap bulan sebelumnya terjadi pada bijih, kerak, dan abu logam sebesae 370,9 juta dollar AS (49,13 persen). Adapun peningkatan terbesar terjadi pada perhiasan atau permata sebesar 253,5 juta dollar AS (78,40 persen).

Ekspor nonmigas pada Januari 2018 terbesar adalah ke China yakni 1,92 miliar dollar AS, Amerika Serikat sebesar 1,54 miliar dollar AS, dan Jepang sebesar 1,39 miliar dollar AS. Kontribusi ekspor ke tiga negara tersebut adalah mencapai 36,81 persen.

Baca juga : BPS: Neraca Perdagangan Indonesia 2017 Surplus 11,84 Miliar Dolar AS

Adapun nilai impor Indonesia pada Januari 2018 mencapai 15,13 miliar dollar AS, naik 0,26 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, impor Indonesia pada Januari 2018 meningkat 26,44 persen dibandingkan Januari 2017.

Impor nonmigas Januari 2018 mencapai 12,99 miliar dollar AS atau naik 3,65 persen dibandingkan Desember 2017.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Digiasia dan Reliance Group Kolaborasi Luncurkan ReliPay

Digiasia dan Reliance Group Kolaborasi Luncurkan ReliPay

Whats New
Kembangkan Desa Perikanan Cerdas, KKP Gandeng FAO

Kembangkan Desa Perikanan Cerdas, KKP Gandeng FAO

Rilis
Menteri Investasi Ajak Negara G20 Ambil Peran Pemulihan Ekonomi Global

Menteri Investasi Ajak Negara G20 Ambil Peran Pemulihan Ekonomi Global

Whats New
Jamin Suplai ke Kilang Pertamina, Proyek Pipa Gas Senipah-Balikpapan Dimulai

Jamin Suplai ke Kilang Pertamina, Proyek Pipa Gas Senipah-Balikpapan Dimulai

Whats New
Mendag Zulhas: Saya Sedih Petani Jual Sawit ke Malaysia

Mendag Zulhas: Saya Sedih Petani Jual Sawit ke Malaysia

Whats New
Tips Berburu Barang Elektronik Idaman ala Aulion di Puncak Kampanye Shopee 7.7 Mega Elektronik Sale

Tips Berburu Barang Elektronik Idaman ala Aulion di Puncak Kampanye Shopee 7.7 Mega Elektronik Sale

Whats New
IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup Melemah

IHSG dan Rupiah Kompak Ditutup Melemah

Whats New
Pelemahan Rupiah akan Berlanjut Sampai Rp 16.000, Ini Pemicunya

Pelemahan Rupiah akan Berlanjut Sampai Rp 16.000, Ini Pemicunya

Whats New
Pengusaha Pusat Belanja Sarankan Pemerintah Melonggarkan Syarat Vaksinasi Booster

Pengusaha Pusat Belanja Sarankan Pemerintah Melonggarkan Syarat Vaksinasi Booster

Whats New
Mendag Zulhas: 3 Minggu Saya Menjabat, Harga Bahan Pokok Alami Tren Penurunan

Mendag Zulhas: 3 Minggu Saya Menjabat, Harga Bahan Pokok Alami Tren Penurunan

Whats New
Kunjungi Kemendagri, BPH Migas Minta Adanya Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Kunjungi Kemendagri, BPH Migas Minta Adanya Pengawasan Distribusi BBM Subsidi

Rilis
Dapat Pendanaan Baru, Health Insurtech Rey Target Raih Gross Premi 1 Juta Dollar AS

Dapat Pendanaan Baru, Health Insurtech Rey Target Raih Gross Premi 1 Juta Dollar AS

Whats New
Pensiunan TNI dan Polri Bisa Lapor SPTB secara Online Pakai ASABRI Mobile

Pensiunan TNI dan Polri Bisa Lapor SPTB secara Online Pakai ASABRI Mobile

Whats New
Subsidi Perumahan Rp 19,1 Triliun, Sri Mulyani: Angkanya Tidak Kecil, APBN Bekerja Keras

Subsidi Perumahan Rp 19,1 Triliun, Sri Mulyani: Angkanya Tidak Kecil, APBN Bekerja Keras

Whats New
Kurs Rupiah Tembus Rp 15.000 Per Dollar AS, Ekonom: Baru Permulaan

Kurs Rupiah Tembus Rp 15.000 Per Dollar AS, Ekonom: Baru Permulaan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.