Menteri Pekerjaan Umum: Lihat GBK Rusak, Saya Sedih Sekali...

Kompas.com - 19/02/2018, 18:25 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat meninjau kerusakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (19/2/2018). KOMPAS.com/ARIMBI RAMADHIANI Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat meninjau kerusakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (19/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengaku sedih lihat Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) rusak akibat ulah suporter yang menonton final Piala Presiden 2018 pada Sabtu (17/2/2018) lalu.

Basuki sempat meninjau langsung ke lokasi untuk melihat seberapa parah kerusakannya pada Senin (19/2/2018) pagi tadi.

"Waktu itu saya lihat, sedih sekali. Bukan apa-apa, kami ini tidak percaya bisa merenovasi GBK keseluruhan dalam waktu singkat. Kok dirusak, saya merasa sedih sekali," kata Basuki saat ditemui pewarta di kantornya, Senin sore.

Baca juga : Fasilitas di GBK Rusak, Panitia Piala Presiden Akan Tempuh Jalur Hukum

Basuki menceritakan, saat Piala Presiden 2018 digelar, dia sedang berada di Yogyakarta. Informasi mengenai kerusakan SUGBK hanya bisa dilihat sementara oleh Basuki saat itu melalui foto dan video yang ramai diunggah di media sosial.

"Kalau kerusakan, saya memang kemarin pas di Yogya, saya lihat di medsos kan ngeri. Kayaknya kayak gimana gitu," tutur Basuki.

Namun, setelah Basuki melihat langsung kondisinya seperti apa, dia memastikan tidak separah seperti yang digambarkan di media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari peristiwa tersebut, Basuki mewakili Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan berkoordinasi dengan lembaga dan kementerian terkait untuk mengantisipasi hal serupa terulang di kemudian hari.

Baca juga : Rusuh Suporter Piala Presiden Memaksa Masuk Stadion GBK Terekam CCTV

Adapun perjuangan dan upaya untuk merenovasi SUGBK disebut tidak main-main. Bahkan, hal itu dilakukan dalam rangka meyakinkan Olympic Council of Asia (OCA) bahwa Indonesia mampu memiliki stadion bertaraf internasional, di mana sebelumnya OCA tidak percaya renovasi bisa rampung jelang Asian Games 2018.

Kompas TV Salah satu fasilitas yang mengalami kerusakan adalah pintu masuk 5, Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.