Pasokan Ayam Habis, Ratusan Gerai KFC di Inggris Tutup

Kompas.com - 20/02/2018, 06:35 WIB
KFC KFC

LONDON, KOMPAS.com - Jaringan restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken ( KFC) dikabarkan menutup separuh dari total 900 gerainya di Inggris. Penyebab tutupnya gerai restoran ayam goreng tersebut adalah pasokan ayam yang habis.

Mengutip BBC, Selasa (20/2/2018), pada pekan lalu, KFC telah mengganti kontrak pengiriman kepada DHL. Inilah yang disinyalir oleh KFC sebagai biang keladi masalah operasional terkait pasokan ayam.

Juru bicara KFC menyebutkan, belum jelas kapan masalah pengiriman ini akan selesai. Adapun para karyawan didorong untuk mengambil hari libur, namun kebijakan ini tidak dipaksakan.

"Tim kami terus bekerja keras untuk kembali (beroperasi) sesegera mungkin. Namun, masih terlalu dini untuk menyatakan berapa lama permasalahan kekurangan (pasokan) ayam ini akan selesai," ujar juru bicara KFC.

Baca juga: Susi dan 100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia Versi BBC

Hingga awal pekan lalu, ayam untuk kebutuhan KFC dikirim oleh perusahaan distribusi Bidvest milik seorang warga Afrika Selatan. Akan tetapi, setelah terjadi perubahan kontrak, banyak gerai KFC mengalami kekurangan pasokan ayam.

KFC pun mengumumkan permasalahan tersebut melalui akun Twitter resminya. Menurut KFC, permasalahan terkait pengiriman ayam ini sangat kompleks.

"Kami telah menghadirkan mitra pengiriman baru, namun mereka memiliki masalah. Membawa ayam segar ke 900 restoran di penjuru negeri (Inggris) adalah perkara kompleks!" kata KFC.

KFC pun tidak lupa disertai permintaan maaf kepada konsumen dalam cuitannya itu.

Pihak DHL pun memberikan penjelasannya mengenai masalah dalam pengiriman pasokan ayam ke gerai-gerai KFC. Gangguan tersebut, kata pihak DHL, merupakan gangguan operasional yang segera diselesaikan.

"Karena permasalahan operasional, banyak pengiriman dalam beberapa hari terakhir tertunda atau tidak selesai. Kami bekerja keras bersama mitra-mitra kami, KFC, dan QSL untuk menyelesaikan masalah ini, menjadikannya prioritas, dan memohon maaf atas ketidaknyamanan ini," tulis DHL.

Namun, permasalahan ini sudah terlanjur membuat sejumlah konsumen marah dan kecewa. Mereka pun meluapkan kemarahannya pada media sosial.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X