Kompas.com - 20/02/2018, 16:05 WIB
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja di ICE, Serpong, Tangerang, Jumat (9/2/2018). KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTOPresiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja di ICE, Serpong, Tangerang, Jumat (9/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat pertumbuhan kredit sebesar 12,3 persen secara tahunan (yoy) pada tahun 2017 lalu. Capaian ini melampaui target yang sebelumnya dipatok perseroan sebesar 9 hingga 10 persen.

"Kredit growth (pertumbuhan) kami bisa 12,3 persen tahun lalu, karena targetnya cuma 9-10 persen," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Jahja menuturkan, pertumbuhan kredit tersebut dicapai lantaran besarnya permintaan kredit, khususnya di segmen korporasi, pada akhir tahun 2017 lalu. Selain itu, permintaan kredit juga masih besar hingga akhir tahun.

"Saya pikir di awal tahun cukup besar di akhir tahun mungkin tidak banyak. Ternyata masih banyak," jelas Jahja.

Baca juga : BCA Siapkan Rp 15 Triliun untuk Kredit Infrastruktur

Selain itu, permintaan kredit modal kerja (KMK) juga cukup besar di akhir tahun, yakni kuartal IV 2017. Permintaan kredit konsumer, yakni pada segmen kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) juga masih besar.

Jahja mengungkapkan, untuk tahun 2018, pihaknya menargetkan pertumbuhan kredit dapat berkisar 10-11 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia juga menyatakan, dirinya optimistis target pertumbuhan kredit tahun ini dapat tercapai. Likuiditas yang dimiliki BCA pun mencukupi.

Sehingga, apabila BCA diminta untuk memacu pertumbuhan kredit tahun ini, hal itu dapat diwujudkan.

Baca juga : Erajaya Dapat Kucuran Pinjaman Rp 1,47 Triliun dari BCA

"Likuiditas ada, CAR (capital adequacy ratio/rasio kecukupan modal) ada. Kalau dibutuhkan kenaikan lebih tinggi, kami sanggup hingga 12-13 persen. Kalau situasi menunjang, kami bisa memenuhi," tutur Jahja.

Pada tahun 2016 lalu, BCA mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 416 triliun. Pencapaian tersebut tumbuh 7,3 persen (yoy) dibandingkan Rp 388 triliun pada tahun 2015.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.