Kompas.com - 21/02/2018, 20:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) meluncurkan Generali Protection (G-PRO), produk asuransi bagi para nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Dengan adanya asuransi tersebut memungkinkan nasabah mendapatkan perlindungan tambahan berupa manfaat asuransi saat mengalami risiko hidup seperti tutup usia dan penyakit kritis.

Vivin Arbianti Chief Marketing & Product Management Generali Indonesia mengatakan, G-PRO merupakan produk asuransi jiwa pertama di Indonesia yang melekat dengan komponen aset, dalam hal ini kepemilikan rumah.

"Ini merupakan inovasi Generali, untuk para nasabah dan keluarga berupa additional protection dengan premi yang sangat terjangkau,” ujar Vivin saat peluncuran G-PRO di Menara Bank BTN, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Baca juga: Susi Janjikan Asuransi Bagi Nelayan yang Beralih dari Cantrang

Vivin menyebutkan, produk asuransi G-PRO dapat memberikan rasa aman bagi keluarga nasabah melalui manfaat asuransi sebesar 12 kali angsuran bulan berjalan jika nasabah meninggal dunia.

Tak hanya itu, manfaat asuransi sebesar 6 kali angsuran bulan berjalan juga dapat diberikan, jika nasabah terdiagnosa penyakit kritis seperti kanker, stroke, serangan jantung, koma dan gagal ginjal.

"Ini dengan premi ringan hanya sebesar 1,5 persen dari cicilan bulan berjalan, manfaat asuransi ini akan diberikan secara sekaligus atau Lump-Sum Payment," ucap Vivin.

Sementara itu, Direktur Bank BTN, Dasuki Amsir mengatakan, proteksi dari nasabah KPR sangat penting karena menjamin perlindungan dari risiko hidup.

"Oleh karena itu Bank BTN menawarkan bancassurance dengan beragam pilihan produk termasuk G-PRO dari Asuransi Jiwa Generali,” kata Dasuki.

Dia mengatakan, G-PRO merupakan produk ketiga hasil kerjasama Generali dan Bank BTN setelah produk G-PLAN dan G-OPTIMA yang diluncurkan pada tahun 2014 dan 2017 lalu.

Secara total Bank BTN menawarkan 15 produk bancassurance untuk seluruh nasabah Bank BTN. Dengan variasi produk ini, Bank BTN berharap kontribusi bancassurance kepada fee based income atau pendapatan non bunga terus terdongkrak.

Pada tahun ini ditargetkan naik 26,7 persen dibandingkan tahun 2017 lalu mencapai Rp 52,081 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.