Rini Ungkap Alasan Direktorat Gas di Pertamina Ditiadakan

Kompas.com - 21/02/2018, 22:23 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno saat melakukan uji coba kereta bandara di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/11/2017). Kereta Bandara diperkirankan akan resmi beroperasi pada awal bulan Desember 2017 mendatang KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIMenteri BUMN Rini Soemarno saat melakukan uji coba kereta bandara di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/11/2017). Kereta Bandara diperkirankan akan resmi beroperasi pada awal bulan Desember 2017 mendatang

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyebut reorganisasi jajaran direksi PT Pertamina (Persero) yang meniadakan Direktorat Gas dilakukan dalam rangka menyiapkan untuk holding BUMN minyak bumi dan gas (migas).

Reorganisasi Pertamina diumumkan pada Selasa (13/2/2018) lalu. Selain meniadakan Direktorat Gas, juga dibentuk Direktorat Pemasaran Ritel, Direktorat Pemasaran Korporat, serta Direktorat Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur.

"Pada dasarnya, memang struktur organisasi ini dihubungkan dengan program holding migas. Pertamina itu aktivitasnya sudah menyeluruh, sudah punya minyak dan gas," kata Rini saat ditemui di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2018).

Rini menjelaskan, di dalam tubuh Pertamina sendiri ada yang namanya Pertamina Gas atau Pertagas. Sementara secara prinsip, Pertagas dengan Perusahaan Gas Negara (PGN) memiliki kegiatan dan bidang usaha yang sama persis.

Baca juga: Sering Terjadi Kelangkaan BBM dan Epiji jadi Penyebab Reorganisasi Pertamina

Sehingga, Direktorat Gas di Pertamina dihilangkan untuk kemudian mempersiapkan PGN masuk di bawah Pertamina, dan akan dikelola bersama-sama dengan Pertagas. Adapun mekanisme pembagian tugas dan kerja antara Pertagas dan PGN belum dijelaskan secara detail oleh Rini.

"Jadi, Pertamina memiliki PGN dulu, lalu bisnisnya dijalankan bersama-sama," tutur Rini.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Perusahaan Gas Negara Tbk pada 25 Januari 2018 lalu, disepakati rencana perubahan anggaran dasar perusahaan dalam rangka persiapan menuju holding migas. Persetujuan itu belum termasuk dengan pengalihan saham seri B milik pemerintah di PGN, karena baru bisa dilakukan setelah Presiden Joko Widodo teken Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) holding BUMN migas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Whats New
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

Rilis
Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Whats New
Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Whats New
Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Whats New
Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Whats New
Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Whats New
Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Whats New
IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

Whats New
Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Rilis
Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Work Smart
Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Whats New
Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X