LG Serius Garap Pasar TV OLED di Indonesia

Kompas.com - 22/02/2018, 17:31 WIB
TV Oled W saat dipamerkan di LG InnoFest 2017 di International Convention Center Jeju, Korea Selatan, Selasa (7/3/2017) Kompas.com/KrisiandiTV Oled W saat dipamerkan di LG InnoFest 2017 di International Convention Center Jeju, Korea Selatan, Selasa (7/3/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT LG Electronics Indonesia (LG) menyatakan akan semakin serius menggarap pasar TV OLED di Indonesia.

LG menyatakan telah menyiapkan dua strategi besar. Pertama, perusahaan asal Korea Selatan ini bakal melakukan peningkatan kapasitas produksi dalam negeri bagi TV OLED melalui pabriknya yang berada di Cibitung.

Selanjutnya, perusahaan ini mengembangkan berbagai varian baru lengkap dengan berbagai pengembangan teknologi. Termasuk TV OLED LG yang diperkenalkan perdana di Consumer Electronics Show 2018.

"Permintaan yang terus meningkat sepanjang tahun, hingga mencapai tiga kali lipat hingga penutupan tahun 2017 lalu, menunjukkan TV OLED semakin menjadi pilihan bagi masyarakat yang mencari teknologi TV premium,” Product Marketing Manager Home Entertainment LG Electronics Indonesia, ujar Jong Woo Park, dalam keterangan resminya pekan ini.

Sejak diperkenalkan pertama kali, LG mencatatkan diri sebagai pionir dalam pengembangan panel Organic Light Emitting Diode (OLED) .

Konsistensi LG dalam mengembangkan panel OLED bagi TV ini tak lepas dari keunggulannya dibanding LCD dan LED yang merupakan generasi sebelumnya.

TV dengan panel LCD atau LED memiliki prinsip kerja menggunakan pencahayaan latar berupa deret lampu LED di belakang panelnya. Deret lampu ini bertugas memberi cahaya pada warna yang direproduksi panelnya.

Sementara kata Organic Light Emitting Diode merujuk pada kemampuan tiap piksel
yang secara organik mengatur tingkat pencahayaannya tanpa perlu lagi deret lampu
LED untuk pencahayaan latar.

Ketiadaan pencahayaan latar ini membuat OLED dapat mencapai contrast ratio atau perbandingan warna yang mampu diciptakan sebuah media penampil dari hitam, putih, sampai tak terhingga.

Hal ini karena pada saat mencipta warna hitam, piksel OLED benar-benar mati. Tanpa pencahayaan belakang, membuatnya benar-benar mampu menciptakan hitam dengan kedalaman pekat.

Kemampuan menghasilkan warna hitam absolut ini di sisi lain berkontribusi pada
meningkatnya akurasi detail gambar. Di samping itu juga memberikan efek lebih dramatis
pada tiap objek tertayang.

Di sisi lain, ketiadaan deret LED sebagai pencahayaan latar pun membuat dimensi TV OLED LG sangat tipis. Hal yang kemudian dimanfaatkan benar oleh LG untuk mengedepankan sisi elegannya.

“Hal inilah yang mendorong kami untuk terus melakukan inovasi secara berkesinambungan dalam meningkatkan kenyamanan dan mendukung gaya hidup pengguna TV OLED LG. Ini pula yang kami bawa dalam jajaran TV OLED LG di tahun 2018,” lanjut Jong Woo Park.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X