Optimisme Makin Berkembangnya Ekonomi Kreatif di Indonesia

Kompas.com - 28/02/2018, 16:32 WIB

KOMPAS.com - Mata Hari Santosa Sungkari terlihat berbinar saat bercerita tentang Jatiwangi Art Factory (JAF). Menurut arsitek lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu, kegiatan JAF yang berada di Desa Surawangi, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat mampu membuat kegiatan ekonomi di situ menggeliat.

Paling tidak, kata pria yang kini menjabat Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), JAF sukses menggelar kegiatan seni di bekas pabrik genteng di situ sejak beberapa tahun silam. Kegiatan seni mulai dari pertunjukan musik hingga film, sudah barang tentu membuat masyarakat sekitar terbantu mengisi pundi-pundi nafkah mereka. Hal ini menunjukkan adanya optimisme makin berkembangnya ekonomi kreatif di Indonesia.

"Ini sebagian dari kisah sukses bantuan pemerintah untuk ekonomi kreatif," tuturnya saat perhelatan sosialisasi Bantuan Pemerintah (Banper) Deputi Infrastruktur Bekraf tahun anggaran 2018 di Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Hadir dalam kesempatan sosialisasi itu antara lain Kepala Bekraf Triawan Munaf dan Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fisik Bekraf Selliane Halia Ishak.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf (kiri) dan Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santosa Sungkari (kanan) saat sosialisasi Bantuan Pemerintah (Banper) Deputi Infrastruktur untuk tahun 2018 di Jakarta, Rabu (28/2/2018). Kompas.com/Josephus Primus Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf (kiri) dan Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santosa Sungkari (kanan) saat sosialisasi Bantuan Pemerintah (Banper) Deputi Infrastruktur untuk tahun 2018 di Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Stimulan

Menurut pemaparan Selliane Halia Ishak, tahun ini, pihaknya tahun ini menyiapkan anggaran sebesar Rp 66 miliar untuk tiga bantuan paket yakni fasilitas revitalisasi infrastruktur fisik ruang kreatif, fasilitas sarana ruang kreatif, dan fasilitas teknologi dan komunikasi. Rencananya, alokasi bantuan itu untuk 8 paket revitalisasi, 8 paket untuk sarana, dan 7 paket untuk teknologi dan komunikasi.

Program bantuan pemerintah tahun ini adalah pelaksanaan kali kedua. Pada pelaksanaan kali pertama, 2017, Deputi Infrastruktur memberikan 48 bantuan pemerintah yang tersebar mulai dari Sabang (Provinsi Aceh) hingga Kota Ambon (Provinsi Maluku). Anggarannya mencapai Rp 45,5 miliar.

Dalam pemaparannya, Selliane mengatakan bahwa bantuan pemerintah bukan bantuan sosial. "Ini adalah bantuan stimulan bagi pelaku ekonomi kreatif," kata Selliane.


Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santosa Sungkari (kiri) dan Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fisik Bekraf Selliane Halia Ishak (kanan) saat sosialisasi Bantuan Pemerintah (Banper) Deputi Infrastruktur untuk tahun 2018 di Jakarta, Rabu (28/2/2018). Kompas.com/Josephus Primus Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santosa Sungkari (kiri) dan Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fisik Bekraf Selliane Halia Ishak (kanan) saat sosialisasi Bantuan Pemerintah (Banper) Deputi Infrastruktur untuk tahun 2018 di Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Selliane menambahkan bantuan pemerintah menyasar para pemangku kepentingan ekonomi kreatif yakni pemda kabupaten/kota, komunitas kreatif, lembaga adat, keraton, perguruan tinggi, dan koperasi. Ia juga menerangkan bahwa informasi berikut petunjuk teknis untuk mendapatkan bantuan pemerintah bisa dilihat melalui laman banper.bekraf.go.id .

Catatan Kompas.com menunjukkan Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif yang tercipta pada 2016 besarnya Rp 922, 59 triliun. Lantas, ekonomi kreatif berkontribusi 7,44 peren dari total perekonomian nasional.


Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar bantuan pemerintah berupa fasilitas revitalisasi infrastruktur fisik ruang kreatif, fasilitas sarana ruang kreatif, dan fasilitas teknologi dan komunikasi untuk tahun 2018. Silakan klik laman banper.bekraf.go.idKompas.com/Josephus Primus Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar bantuan pemerintah berupa fasilitas revitalisasi infrastruktur fisik ruang kreatif, fasilitas sarana ruang kreatif, dan fasilitas teknologi dan komunikasi untuk tahun 2018. Silakan klik laman banper.bekraf.go.id

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genjot Pendapatan, Garuda Indonesia Akan Fokus ke Bisnis Kargo

Genjot Pendapatan, Garuda Indonesia Akan Fokus ke Bisnis Kargo

Whats New
Anggaran Mitigasi Perubahan Iklim Tak Terserap Sempurna, Sri Mulyani: Kalau Minta Rajin Banget...

Anggaran Mitigasi Perubahan Iklim Tak Terserap Sempurna, Sri Mulyani: Kalau Minta Rajin Banget...

Whats New
Benarkah Biaya Admin Bank Memberatkan Nasabah?

Benarkah Biaya Admin Bank Memberatkan Nasabah?

Whats New
Penelitian DJSN: 6,09 Juta Pekerja Migran RI Belum Terdaftar Program Jamsos PMI

Penelitian DJSN: 6,09 Juta Pekerja Migran RI Belum Terdaftar Program Jamsos PMI

Whats New
Ekonomi Digital RI Perlu Didukung Layanan Data Internet yang Lebih Baik

Ekonomi Digital RI Perlu Didukung Layanan Data Internet yang Lebih Baik

Whats New
Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Melemah Sore Ini

Rupiah dan IHSG Kompak Ditutup Melemah Sore Ini

Whats New
Tidak Punya Aplikasi MyPertamina, Masyarakat Harus Daftar via Website untuk Beli Pertalite dan Solar

Tidak Punya Aplikasi MyPertamina, Masyarakat Harus Daftar via Website untuk Beli Pertalite dan Solar

Whats New
Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Pengecer dan Konsumen: Ribet!

Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Pengecer dan Konsumen: Ribet!

Whats New
Bengkak, Kebutuhan Dana Mitigasi Perubahan Iklim Tembus Rp 4.002 Triliun

Bengkak, Kebutuhan Dana Mitigasi Perubahan Iklim Tembus Rp 4.002 Triliun

Whats New
BCA Mobile Gangguan, Manajemen Pastikan Layanan Sudah Kembali Normal

BCA Mobile Gangguan, Manajemen Pastikan Layanan Sudah Kembali Normal

Whats New
Membandingkan Biaya Admin BRI, BCA, Bank Mandiri, hingga BNI

Membandingkan Biaya Admin BRI, BCA, Bank Mandiri, hingga BNI

Earn Smart
Garuda Indonesia Dekati Calon Investor Potensial

Garuda Indonesia Dekati Calon Investor Potensial

Whats New
Ini 'Hadiah' untuk Produsen Minyak Goreng yang Ikut Program Minyakita

Ini "Hadiah" untuk Produsen Minyak Goreng yang Ikut Program Minyakita

Whats New
Sri Mulyani: Indonesia Isinya Hutan sama Perikanan, tapi Kontribusinya Hampir Tak Ada

Sri Mulyani: Indonesia Isinya Hutan sama Perikanan, tapi Kontribusinya Hampir Tak Ada

Whats New
Ini Cara Beli Pertalite dan Solar Pakai Aplikasi MyPertamina

Ini Cara Beli Pertalite dan Solar Pakai Aplikasi MyPertamina

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.