Apa yang Buat Paspor Jepang dan Singapura Paling Diterima di Seluruh Dunia?

Kompas.com - 01/03/2018, 14:15 WIB
Bentuk paspor Singapura. Paspor Negeri Merlion itu kini jadi yang paling berpengaruh dunia dengan bisa diterima di 159 negara tanpa visa Alvin Chong/Channel News AsiaBentuk paspor Singapura. Paspor Negeri Merlion itu kini jadi yang paling berpengaruh dunia dengan bisa diterima di 159 negara tanpa visa

JAKARTA,KOMPAS.com - Pemilik paspor Jepang dan Singapura per Februari 2018 tercatat sebagai yang paling banyak memiliki akses bebas visa, yakni ke 180 negara di seluruh dunia.

Menurut Henley Passport Index yang dikeluarkan lembaga pemeringkat internasional di bidang travel, Henley & Partners, faktor pendorong hal tersebut di antaranya keamanan negara hingga kondisi perekonomian.

"Kedua negara itu dinilai memiliki kekuatan ekonomi yang baik dan warganya kebanyakan fokus pada bisnis serta peningkatan aktivitas investasi," kata Dr Parag Khanna, peneliti senior asal National University of Singapore yang fokus pada kajian mengenai Asia dan globalisasi.

Pernyataan itu disampaikan melalui keterangan tertulis Henley & Partners kepada Kompas.com pada Kamis (1/3/2018).

Baca juga : Henley Passport Index, Singapura dan Jepang Peringkat Pertama, Indonesia ke-69

Khanna menjelaskan, Jepang sejak lama dikenal sebagai negara yang maju dan merupakan salah satu yang terbesar dalam perekonomian global.

Menurut dia, hal itu tidak lepas dari peranan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang menerapkan konsep pengelolaan ekonomi negaranya, belakangan dikenal dengan istilah "Abenomics".

Sementara Khanna melihat Singapura sebagai negara yang menjadi gerbang investasi di kawasan Asia Tenggara. Bahkan, semakin ke sini, Singapura dianggap memiliki peranan penting untuk kawasan Asia secara keseluruhan.

Managing Partner of Henley & Partners Singapore and Head of Southeast Asia, Dominic Volek, mengungkapkan Jepang dan Singapura menempati peringkat pertama dalam Henley Passport Index secara global.

Baca juga : Henley Passport Index, Indonesia Duduki Peringkat ke-72 Dunia

Negara Lain

 

Ada beberapa negara lain di Asia yang dilihat berpotensi menjadi seperti Singapura dan Jepang, yaitu Malaysia serta Korea Selatan.

"Korea Selatan sudah mulai menyalip Australia dan Selandia Baru, di mana masing-masing negara tersebut menunjukkan kekuatan ekonominya dan kegiatan perekonomian lintas negara, seperti Malaysia yang merambah ke Asia sampai Afrika," tutur Volek.

Dia memperkirakan, dalam beberapa tahun ke depan, pemilik paspor asal negara-negara di Asia akan semakin punya akses bebas visa ke banyak negara, seiring dengan stabilnya pemerintahan dan perekonomian mereka.

Hal itu dapat dicapai jika negara di Asia semakin gencar melakukan ekspansi bisnis yang didukung dengan kebijakan pemerintah.

Baca juga : Ganti Paspor Cukup Lampirkan E-KTP dan Paspor Lama

Negara yang dimaksud termasuk Indonesia, di mana paspor Indonesia kini menempati peringkat ke-69 secara global dan memiliki akses bebas visa ke 70 negara.

Volek menyebut, progress Indonesia dalam Henley Passport Index sangat baik dan termasuk negara yang paling cepat naik peringkat di Asia Tenggara, yang pada Januari 2018 masih menduduki peringkat ke-72.

Kompas TV Syarat Rp 25 Juta Bikin Paspor Baru Dicabut
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Subsidi Minyak Goreng Curah, Sri Mulyani: Bukan Berarti Berpihak ke Pabrikan...

Tak Subsidi Minyak Goreng Curah, Sri Mulyani: Bukan Berarti Berpihak ke Pabrikan...

Whats New
Dorong Pengusaha UMKM Naik Kelas, Menteri Teten Luncurkan New PLUT

Dorong Pengusaha UMKM Naik Kelas, Menteri Teten Luncurkan New PLUT

Whats New
Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Cara Bayar Pajak Motor Online Melalui Tokopedia

Whats New
Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

Whats New
BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.