Kemenhub: Penerbangan Perintis Banyak yang Belum Penuhi Standard Keselamatan ICAO

Kompas.com - 02/03/2018, 09:38 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo di tarakan, Kalimantan Utara, Kamis (1/3/2018). KOMPAS.com/BAMBANG PJSekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Sugihardjo di tarakan, Kalimantan Utara, Kamis (1/3/2018).

TARAKAN, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan menyatakan aspek keselamatan pada penerbangan perintis belum memenuhi standard Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).

Karena itu, ke depan aspek keselamatan pada penerbangan perintis akan lebih mendapatkan perhatian.

Sekretaris Jenderal kementerian Perhubungan Sugihardjo menuturkan pihaknya sering menghadapi dilema dalam melayani penerbangan perintis.

Di satu sisi, penerbangan perintis dibutuhkan untuk melayani masyarakat di daerah pedalaman serta perbatasan dengan negara lain. Namun di sisi lain, banyak bandara dan lapangan terbang (airstrip) untuk melayani penerbangan perintis, tidak memenuhi standar keselamatan ICAO.

"Ini menjadi dilema. Karena itu, hal ini perlu mendapatkan perhatian agar penerbangan perintis juga tetap memenuhi standard keselamatan," ujarnya usai memberi sambutan dalam Rapat Koordinasi Teknis Perhubungan se-Kalimantan Utara, Kamis (1/3/2018).

Menurut Sugihardjo, jika terjadi insiden pada penerbangan perintis, pemerintah selaku penyelenggara layanan mau tak mau harus bertanggung jawab.

Tahun ini  jumlah rute yang dilayani penerbangan perintis untuk penumpang naik dari 188 rute pada 2017 menjadi 209 rute. Adapun anggaran yang dialokasikan untuk subsidi penerbangan ini turun menjadi Rp 480 miliar dari tahun 2017 sebesar Rp 568 miliar.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersiap menaiki pesawat milik salah satu operator penerbangan perintis di Bandara Timika Papua, Rabu (20/12/2017).KOMPAS.com/BAMBANG P. JATMIKO Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersiap menaiki pesawat milik salah satu operator penerbangan perintis di Bandara Timika Papua, Rabu (20/12/2017).

Mengutip Antara, Rute-rute penerbangan perintis penumpang 2018 tersebar di berbagai daerah. Di Aceh ada 10 rute, Sumatera Utara lima rute, Sumatera Barat dua rute, Bengkulu tiga rute, Riau tiga rute, Kepulauan Riau tujuh rute, Bangka Belitung satu rute, Jambi satu Rute, Jawa Tengah satu rute dan Jawa Timur tiga rute.

Selanjutnya, Kalimantan Barat empat rute, Kalimantan Timur enam rute, Kalimantan Utara 10 rute, Kalimantan Tengah empat rute, Kalimantan Selatan satu rute, Sulawesi Selatan empat rute, Sulawesi Tengah satu rute, Nusa Tenggara Timur lima rute, Maluku Utara tiga rute, Maluku delapan rute, Papua Barat 18 rute dan Papua 109 rute.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keukeuh Minta Kenaikan Upah, KSPI Bandingkan dengan Zaman Habibie

Keukeuh Minta Kenaikan Upah, KSPI Bandingkan dengan Zaman Habibie

Whats New
DPR: Kunjungan PM Jepang Harus Bisa Dimanfaatkan Pengusaha Nasional

DPR: Kunjungan PM Jepang Harus Bisa Dimanfaatkan Pengusaha Nasional

Whats New
PGN Pastikan Pengerjaan Pembangunan Pipa Rokan Selesai Tepat Waktu

PGN Pastikan Pengerjaan Pembangunan Pipa Rokan Selesai Tepat Waktu

Rilis
Jika Tak Ada Penemuan Baru, Minyak Bumi Indonesia Akan Habis dalam 9 Tahun

Jika Tak Ada Penemuan Baru, Minyak Bumi Indonesia Akan Habis dalam 9 Tahun

Whats New
Soal UU Cipta Kerja, KSPI: Mudah-mudahan DPR Tidak 'Kucing-kucingan' Lagi...

Soal UU Cipta Kerja, KSPI: Mudah-mudahan DPR Tidak "Kucing-kucingan" Lagi...

Whats New
Efisiensi Anggaran Proyek Pipa Minyak Blok Rokan Capai Rp 2,1 Triliun

Efisiensi Anggaran Proyek Pipa Minyak Blok Rokan Capai Rp 2,1 Triliun

Rilis
Pengetahuan Teknologi hingga Internet jadi Persoalan Digitalisasi UMKM

Pengetahuan Teknologi hingga Internet jadi Persoalan Digitalisasi UMKM

Whats New
Sri Mulyani Sebut Pemerintah Bakal Dukung Pembiayaan Startup, Ini Penjelasannya

Sri Mulyani Sebut Pemerintah Bakal Dukung Pembiayaan Startup, Ini Penjelasannya

Whats New
Ekonom: Sektor riil Paling Belum Siap Hadapi Digitalisasi

Ekonom: Sektor riil Paling Belum Siap Hadapi Digitalisasi

Whats New
Turun Signifikan dalam Beberapa Pekan, Saham IKAN Masuk Pengawasan Bursa

Turun Signifikan dalam Beberapa Pekan, Saham IKAN Masuk Pengawasan Bursa

Rilis
BI: Sistem Pembayaran Digital Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi

BI: Sistem Pembayaran Digital Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi

Whats New
Penjualan Emas Antam Melonjak 147 Persen pada Kuartal III-2020

Penjualan Emas Antam Melonjak 147 Persen pada Kuartal III-2020

Whats New
Sri Mulyani Soroti Ketimpangan Digitalisasi di Indonesia

Sri Mulyani Soroti Ketimpangan Digitalisasi di Indonesia

Whats New
Pansus KBN Tinjau Pelabuhan Marunda, KCN: Menunggu Rekomendasi Terbaik

Pansus KBN Tinjau Pelabuhan Marunda, KCN: Menunggu Rekomendasi Terbaik

Whats New
Ekonomi RI Bisa Pulih Cepat Dibandingkan Singapura dan AS, Mengapa?

Ekonomi RI Bisa Pulih Cepat Dibandingkan Singapura dan AS, Mengapa?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X