Cerita Bos IMF yang Borong Batik di Tengah Kunjungannya ke Indonesia - Kompas.com

Cerita Bos IMF yang Borong Batik di Tengah Kunjungannya ke Indonesia

Kompas.com - 02/03/2018, 14:00 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde, dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/2/2018).KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde, dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/2/2018).

BADUNG, KOMPAS.com - Managing Director International Monetary Fund ( IMF) Christine Lagarde menceritakan kesannya terhadap produk lokal yang mengandung nilai artistik dan kebudayaan khas Indonesia selama hampir sepekan kunjungannya.

Lagarde mengunjungi Indonesia dengan mendatangi tiga tempat, yakni Jakarta, Yogyakarta, dan Bali.

"Saya beli banyak sekali batik dan saya yakin para delegasi akan sangat terkesan dengan keunikan serta apa yang ditampilkan oleh warga di sini," kata Lagarde saat ditemui pewarta di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (2/3/2018).

Lagarde tidak mengungkapkan secara detil batik mana yang dia beli dalam jumlah besar. Namun, sebelum tiba di Bali hari ini, dia sempat berkunjung ke Yogyakarta dan berkunjung ke Universitas Gadjah Mada (UGM) serta ke Candi Borobudur.

Baca juga : Diwawancara Rosi, Bos IMF Christine Lagarde Ungkap Alasannya Datang ke Indonesia

Sebelum menemui para pewarta di Bali, Lagarde mengaku ingin mengenakan salah satunya. Namun, dia belum bisa memakainya karena cuaca di Bali sedang terik dan panas.

"Saya beli jaket batik yang rencananya mau saya pakai hari ini. Tapi, ternyata cuacanya panas," tutur dia.

Kehadirannya ke Bali hari ini menjadi akhir dari rangkaian agenda formal Lagarde di Indonesia dalam rangka mengecek kesiapan Indonesia jelang IMF-World Bank Annual Meeting 2018.

Acara tersebut akan digelar bulan Oktober mendatang di Bali, dan diprediksi akan ada 15.000 orang lebih delegasi yang hadir, termasuk perwakilan pejabat tiap negara, gubernur bank sentral, serta para CEO.

Baca juga : Jelang Pertemuan IMF-Bank Dunia, Lagarde Berharap Keindahan Bali Tak Hilang

Kompas TV Dana Moneter Internasional atau IMF menilai perekonomian Indonesia telah berjalan baik.


Komentar
Close Ads X