2018, Empat Terminal di Indonesia Siap Jadi "Transit Oriented Development"

Kompas.com - 04/03/2018, 20:08 WIB
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERADirektur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menargetkan empat terminal Tipe A di Indonesia akan mulai dikembangkan untuk menjadi sebuah transit oriented development (TOD) atau kawasan transit terpadu tahun ini.

Keempat terminal yang dikembangkan menjadi TOD nantinya bisa jadi percontohan bagi pengembangan terminal lain pada tahun-tahun mendatang.

"Kami sudah kontrak dengan pihak swasta yang tertarik mengembangkan terminal Tipe A jadi TOD di Cirebon, Semarang, Solo, dan Malang," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi saat ditemui Kompas.com di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Minggu (4/3/2018).

Menurut Budi, fasilitas yang akan menyertai kehadiran TOD di keempat terminal itu di antaranya mal atau pusat perbelanjaan, apartemen, hingga hotel.

(Baca juga: Jika Tak Direncanakan dengan Matang, TOD Berpotensi Sumbat Arus Lalin)

Saat ini, pihak swasta yang berminat membangun masih melakukan kajian untuk kemudian dilihat oleh Kemenhub, sebelum pengerjaan fisik dimulai.

Adapun empat terminal Tipe A yang dimaksud merupakan bagian dari total 45 terminal Tipe A yang akan diperbaiki dan dikembangkan oleh Kemenhub.

Kemenhub juga menargetkan total 92 terminal yang ada di Indonesia secara bertahap akan diperbaiki dan dipastikan belum ada rencana untuk menambah terminal baru sampai saat ini.

"Kami tidak fokus pada pengadaan terminal baru, tapi membenahi terminal yang sudah ada," tutur Budi.

Pada saat bersamaan, Presidium Pengurus Pusat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Muslich Zainal Asikin berharap ketika TOD sudah jadi, tidak ada kegiatan yang bersifat liar di sekeliling area tersebut.

Hal itu dikarenakan TOD akan jadi salah satu pusat aktivitas masyarakat yang memerlukan aspek kenyamanan lebih, ditambah lagi dengan prediksi area komersial di TOD bisa jadi lebih mahal.

"Kalau mau bikin TOD, gimana caranya supaya di sekelilingnya tidak ada PKL (pedagang kaki lima)," ujar Muslich.

Kompas TV Sementara, tilang elektronik dari kepolisian berlaku untuk pelanggaran lalu lintas kendaraan bermotor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Whats New
Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca Larangan Mudik

Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca Larangan Mudik

Whats New
Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Whats New
Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Whats New
[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

Whats New
Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Whats New
Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | 'Traveling' Hemat ke Jerman Selama Corona

[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | "Traveling" Hemat ke Jerman Selama Corona

Rilis
Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Whats New
Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Rilis
Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Whats New
Menaker Ida Harap Bulan Syawal Jadi Spirit Baru untuk Tingkatkan Kinerja Para Pegawai

Menaker Ida Harap Bulan Syawal Jadi Spirit Baru untuk Tingkatkan Kinerja Para Pegawai

Rilis
Antisipasi Kerugian Saat Gagal Panen, Mentan Minta Petani Ikut AUTP

Antisipasi Kerugian Saat Gagal Panen, Mentan Minta Petani Ikut AUTP

Rilis
PPKM Mikro Diperpanjang, Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Harus Tutup

PPKM Mikro Diperpanjang, Tempat Wisata di Zona Merah dan Oranye Harus Tutup

Whats New
Mulai Besok, KRL Kembali Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Mulai Besok, KRL Kembali Beroperasi hingga Pukul 22.00 WIB

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X