Pernah Jadi Konsultan Pajak, Ini Masukan Jonan untuk DJP

Kompas.com - 06/03/2018, 10:45 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan bersama sejumlah petugas pajak usai melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak tahun 2017 di kantor ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan bersama sejumlah petugas pajak usai melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak tahun 2017 di kantor ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengaku pernah menjalani profesi sebagai konsultan pajak, puluhan tahun silam.

Menurut dia, sistem perpajakan saat ini jauh lebih baik dibanding dulu, bahkan aspek layanan di dalamnya sudah lebih mudah dan tidak membuat Wajib Pajak kebingungan lagi.

"Sekarang jauh lebih baik dan user friendly. Kalau 30 tahun lalu, saat saya masih jadi konsultan pajak, urus NPWP harus ke kantor pajak, sekarang tidak usah. Pakai internet juga bisa," kata Jonan saat ditemui pewarta di kantornya, Selasa (6/3/2018).

Jonan menilai, secara keseluruhan sistem perpajakan dari berbagai aspek kini sudah lebih baik. Namun, dia tetap memberi catatan apa yang perlu ditingkatkan agar pelayanan Direktorat Jenderal Pajak ( DJP) bisa jauh lebih baik.

Baca juga : Jonan Bagikan Pengalamannya Isi SPT Selama 1 Jam

"Kalau misalnya tenaganya ada, ya mungkin sosialisasi lebih banyak. Itu saja," tutur Jonan.

Pagi ini, Jonan telah menyelesaikan kewajiban perpajakannya dengan melapor SPT pajak tahun 2017. Dia menegaskan agar seluruh jajarannya menunaikan kewajiban tersebut dan mengajak seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Kementerian ESDM untuk tidak lupa lapor SPT.

"Kalau enggak mau isi (laporan) pajak dengan baik dan benar, atau tidak masukan SPT, kami tidak layani," ujar Jonan.

DJP menentukan batas waktu pelaporan SPT untuk WP Orang Pribadi paling lambat akhir Maret 2018, dan WP Badan maksimal akhir April 2018.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga sudah mengisi SPT dan turut mengajak masyarakat segera melapor sebelum tenggat waktu tiba.

Kompas TV Presiden mengisi SPT Pajak 2017 secara elektronik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X