Firdaus Putra, HC
Komite Eksekutif ICCI

Ketua Komite Eksekutif Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI), Sekretaris Umum Asosiasi Neo Koperasi Indonesia (ANKI) dan Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED)

Anak Muda, Koperasi, dan The Abundance Era

Kompas.com - 06/03/2018, 22:12 WIB
Ilustrasi anak muda ThinkStock/ferlistockphotoIlustrasi anak muda

BILA ada gerakan koperasi yang capaiannya menggembirakan, pasti Koperasi Kredit (Credit Union) akan masuk dalam daftar itu.

Pada laman, resminya Induk Koperasi Kredit Indonesia (Inkopdit) merilis per tahun 2016 anggota individiualnya mencapai 2,7 juta orang dengan total kekayaan mencapai Rp 25 triliun.

Angka itu tersusun dari primer-primer yang efektif di masyarakat berbagai daerah di Indonesia. Saya meyakini angka itu riil.

Statistik yang dipublikasi secara umum itu merekam perkembangan Koperasi Kredit (Kopdit) sejak 1970. Di berbagai daerah sering juga dipakai nama generiknya, Credit Union.

Kelahirannya di Indonesia berhubungan langsung secara genetik dengan Koperasi Raiffeisen, Jerman. Model Raiffeisen lahir untuk menjawab masalah kemiskinan akut di kota Flammersfield, Jerman Barat.

Doktrinnya adalah masalah kemiskinan hanya dapat diatasi oleh si miskin yang bergandeng tangan satu sama lain. Doktrin serta pendekatan itu bekerja efektif di sana lalu menyebar ke seluruh dunia dan sampailah di Indonesia.

Beberapa nama inisiator awal yang masih dapat kita jumpai dan tak kenal lelah sampai sekarang misalnya Robby Tulus, Daisy Tanireja, Trisna Ansarli dan banyak tokoh sepuh lainnya.

Bersama seluruh anggota kopdit, mereka adalah para aktor yang berjasa mengembangkan praktik baik (best practice) koperasi di Tanah Air. Tentu banyak koperasi-koperasi baik lainnya di negeri ini, namun capaiannya sebagai gerakan belum semasif Credit Union.

Indonesia hari ini

Statistik umum tentang Indonesia hari ini mudah kita akses dari banyak media. Pertumbuhan ekonomi kita saat ini di angka 5,07 persen (2018). Kemudian perlu diingat pada dekade belakangan terjadi pertumbuhan kelas menengah yang signifikan.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larangan Ekspor CPO Bikin Harga Sawit Anjlok, Petani Mengaku Rugi Rp 11,7 Triliun

Larangan Ekspor CPO Bikin Harga Sawit Anjlok, Petani Mengaku Rugi Rp 11,7 Triliun

Whats New
Ada Pekerjaan Rekonstruksi, Jasa Marga: Ruas Tol Jakarta Cikampek Tetap Beroperasi Normal

Ada Pekerjaan Rekonstruksi, Jasa Marga: Ruas Tol Jakarta Cikampek Tetap Beroperasi Normal

Whats New
PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

PASPI: Larangan Ekspor CPO Tak Efektif Membuat Harga Minyak Goreng Murah di Dalam Negeri

Whats New
Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah dengan Meterai

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah dengan Meterai

Whats New
Kurang dari 3 Bulan, Kilang Balikpapan Dua Kali Kebakaran

Kurang dari 3 Bulan, Kilang Balikpapan Dua Kali Kebakaran

Whats New
Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Update Jadwal KA Bandara YIA, Cek Rute Kereta Bandara YIA Terbaru

Whats New
Mentan SYL Ajak Saudagar Bugis Bangun Sektor Pertanian

Mentan SYL Ajak Saudagar Bugis Bangun Sektor Pertanian

Rilis
Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang yang Baik dan Benar

Contoh Surat Perjanjian Utang Piutang yang Baik dan Benar

Whats New
Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Harga Sawit Anjlok, Petani Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Jangan Lupa, Hari Ini Ada Pemeliharaan Jalan Tol Cipularang dan Jagorawi

Whats New
Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Pemangku Kepentingan Kelapa Sawit Minta Pemerintah Evaluasi Larangan Ekspor CPO

Whats New
India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

India Larang Ekspor Gandum, Ekonom : Bisa Bikin Harga Daging dan Telur Naik

Whats New
Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Harga Minyak Goreng Masih Mahal, Simak Minimarket hingga Supermarket yang Gelar Promo

Spend Smart
RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

RI Jadi Magnet Kripto Baru, 15 Negara Rembuk di Bali

Whats New
Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Sisa 45 Hari, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus 86,55 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.