Investasi di Luar Jawa, XL Axiata Anggarkan Belanja Modal Rp 7 Triliun - Kompas.com

Investasi di Luar Jawa, XL Axiata Anggarkan Belanja Modal Rp 7 Triliun

Kompas.com - 09/03/2018, 13:00 WIB
BTSXL_1,2 : Teknisi PT XL Axiata Tbk ( XL Axiata ) melakukan pemeriksaan terhadap perangkat telekomunikasi di salah satu monopole di area Terminal 2 Bandar Udara Soekarno Hatta, tangerang, Banten, Kamis (21/12). Guna menghadapi masa libur panjang Natal dan Tahun Baru 2018, XL Axiata telah menyiapkan jaringan untuk mengantisipasi kenaikan trafik semua jenis layanan. BTSXL_1,2 : Teknisi PT XL Axiata Tbk ( XL Axiata ) melakukan pemeriksaan terhadap perangkat telekomunikasi di salah satu monopole di area Terminal 2 Bandar Udara Soekarno Hatta, tangerang, Banten, Kamis (21/12). Guna menghadapi masa libur panjang Natal dan Tahun Baru 2018, XL Axiata telah menyiapkan jaringan untuk mengantisipasi kenaikan trafik semua jenis layanan.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT XL Axiata Tbk menyatakan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 7 triliun pada tahun 2018 ini.

Belanja modal tersebut akan digunakan perseroan untuk investasi di luar Pulau Jawa.

"Sejak tahun 2017 kami sudah mulai investasi di luar Jawa. Pendapatan kami tumbuh signifikan," kata Direktur XL Axiata Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin dalam konferensi pers Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) XL Axiata di Grha XL, Jumat (9/3/2018).

Adlan menjelaskan, investasi dalam belanja modal yang dimaksudnya adalah memperkuat jaringan data, baik di Jawa maupun di pulau-pulau lain di luar Jawa.

Baca juga : XL Axiata Perluas Jaringan Data di Pelosok Sumatera dan Sulawesi

Adapun belanja modal dialokasikan untuk memperkuat jaringan dan teknologi informasi (TI).

"Tahun 2018 ini kami akan banyak menggunakan cash (dan) untuk investasi jaringan dan data," ungkap Adlan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur XL Axiata Yessie Dianty Yosetya menuturkan, perseroan akan menggunakan 60 persen dari belanja modal untuk memperkuat jaringan di daerah-daerah di luar Jawa.

Pada tahun 2017 lalu, XL Axiata lebih banyak memperkuat jaringan dan layanan di level kota, sementara pada tahun 2018 perseroan akan memperkuat jaringan dan layanan di level kecamatan.

Baca juga : Turun Tipis, Laba Bersih XL Axiata Tahun 2017 Capai Rp 375 Miliar

Yessie mengungkapkan, pada akhir tahun 2018 perseroan menargetkan jangkauan jaringan hingga ke lebih dari 400 kabupaten dan kecamatan di Indonesia.

Adapun pertumbuhan pendapatan dari luar Jawa pada tahun 2017 lalu tercatat sebesar 49 persen.

Menurut Yessie, perseroan juga berpartisipasi dalam program pemerintah untuk memberikan pelayanan di daerah-daerah terluar dan tertinggal Indonesia.

XL Axiata, imbuh dia, telah menyelesaikan 40 site yang diberikan pemerintah.

"Kami akan berpartisipasi pada proyek besar lainnya," tutur Yessie.

Pada tahun 2017, XL Axiata mencatat laba tahun berjalan mencapai Rp 375,24 miliar.

RUPST menyetujui penggunaan Rp 100 juta dari laba untuk cadangan umum, sementara sisanya yakni Rp 375,14 miliar sebagai saldo laba ditahan.

Kompas TV Kementerian Komunikasi dan Informatika mewajibkan pengguna sim card prabayar untuk melakukan registrasi mulai 31 Oktober 2017.

 


Komentar
Close Ads X