Gudang Garam Dipastikan akan Bangun Bandara di Kediri Jawa Timur

Kompas.com - 09/03/2018, 14:21 WIB
Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso saat meninjau Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Kamis (15/2/2018) KOMPAS.com/Yoga Hastyadi WidiartantoDirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso saat meninjau Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Kamis (15/2/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dipastikan akan membangun Bandara Kediri, Jawa Timur.

Hal ini dipastikan setelah pemerintah melakukan rapat koordinasi dengan Gudang Garam di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (9/3/2018). 

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso mengatakan, bandara tersebut memang akan dibangun oleh swasta. Saat ini, kata dia, perusahaan tersebut tengah mengusulkan izin prinsip Bandara Kediri.

"Kemudian beralih ke penetapan lokasi, tetapi kita harus mendapatkan suatu rekomendasi dari Pemda setempat. Kami Kemenhub tidak bisa menetapkan sendiri tanpa adanya rekomendasi dari Pemda setempat. Saat ini Rencana Tata Ruang dan Wilayah sedang dibuat," kata dia saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (9/3/2018). 

Agus menuturkan, semua investasi dalam pembangunan Bandara Kediri ini akan dibiayai oleh swasta. Meski begitu, pihaknya tidak memberitahukan berapa nilai investasi yang dikeluarkan.

Nantinya, lanjut dia, Bandara Kediri akan dibangun di atas lahan seluas 400 hektare.

"Jadi mulai dari pembebasan tanah, pengerjaan, dan pematangan tanah sampai kontruktsi itu dikerjakan oleh swasta. Bandara ini juga nanti difungsikan untuk umum," kata dia

Ditemui di tempat yang sama, Wakil Direktur Gudang Garam Susanto Widiatmoko mengatakan, proyek pembangunan ini masih dalam tahap awal. Perseroan baru meminta izin prinsip membangun Bandara Kediri. 

Pembangunan Bandara Kediri ini masuk ke dalam tanggung jawab sosial dari perseroan atau Corporate Social Responsiblity (CSR) kepada masyarakat sekitar. 

"Tetapi kami belum memprediksikan kira-kira kapan (pembangunan). Semuanya kami serahkan ke Pak Dirjen untuk membantu kami menata semuanya," pungkas dia. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X