Kesepakatan Pertemuan Trump-Kim Jong Un Angkat Rupiah

Kompas.com - 09/03/2018, 18:41 WIB
Ilustrasi rupiah Thinkstockphotos.comIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini, Jumat (9/3/2018) cenderung menguat terhadap dollar AS. Rupiah dibuka pada level Rp 13.793 per dollar AS, menguat dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya, yakni Rp 13.816 per dollar AS.

VP Economist PT Bank Permata Tbk Josua Pardede mengatakan, pada sesi awal perdagangan hari ini, rupiah diperdagangkan melemah terhadap dollar AS. Pelemahan dipengaruhi kebijakan Presiden AS Donald Trump yang akan menaikkan tarif impor untuk produk alumunium dan baja, kecuali dari Kanada dan Meksiko.

"Selain itu, pelemahan rupiah dan mata uang Asia pada sesi pembukaan juga didorong oleh keputusan ECB (Bank Sentral Eropa) yang masih tetap mempertahankan suku bunga acuan yang pada akhirnya menekan euro," sebut Josua kepada Kompas.com.

Kebijakan tarif impor Trump memang salah satu upaya untuk menekan defisit neraca perdagangan. Meskipun saat ini hanya dikenakan untuk alumunium dan baja, namun tidak menutup kemungkinan kenaikan tarif impor bisa diperluas ke sektor lainnya.

Baca juga: Rupiah Sentuh Rp 13.800 per Dollar AS

Konsekuensinya untuk AS, sebut Josua, sebenarnya ada potensi bahwa lapangan kerja AS dapat terpengaruh negatif karena kenaikan biaya produksi yang ditimbulkan dari kebijakan tersebut. Tarif impor yang berujung pada perang dagang pun bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi global khususnya negara berkembang yang mengandalkan ekspor sebagai pendorong perekonomian.

"Dampaknya buat Indonesia sebenarnya marginal jika terjadi trade war yang dipicu kebijakan Trump mengingat kontribusi ekspor pada perekonomian kita yang relatif kecil," ujar Josua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meskipun demikian, tekanan pada rupiah kembali mereda jelang penutupan. Ini disebabkan sentimen negatif dari potensi perang dagang dari kebijakan tarif impor Trump ditangkal oleh sentimen positif dari pertemuan Trump dan Kim Jon Un yang berkomitmen untuk melakukan denuklirisasi.

Rupiah ditutup pada posisi Rp 13.797 per dollar AS, sedikit melemah dibandingkan posisi pembukaan. Adapun sepanjang hari ini, rupiah bergerak rata-rta pada kisaran Rp 13.771 hingga Rp 13.806 per dollar AS.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
GIMNI Usulkan Pemerintah Buat Aturan soal Minyak Jelantah agar Tak Dikonsumsi Kembali

GIMNI Usulkan Pemerintah Buat Aturan soal Minyak Jelantah agar Tak Dikonsumsi Kembali

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X