Begini Kondisi Literasi Keuangan Perempuan Indonesia Dibanding Negara Tetangga

Kompas.com - 10/03/2018, 10:00 WIB
Ilustrasi kartu kreditIndikaFM.com, Dok. HaloMoney.co.id Ilustrasi kartu kredit

KOMPAS.com - Pekan ini cukup spesial bagi para perempuan di dunia. Anda tentu sudah tahu, Kamis kemarin, 8 Maret, adalah hari perempuan internasional. 

Beberapa organisasi perempuan di Jakarta memperingati hari spesial ini dengan beragam cara: turun ke jalan umum hingga menggelar acara publik di depan Gedung DPR.

Di hari perempuan internasional ini pula tepat kiranya jika kembali diangkat lagi tentang pemahaman keuangan atau financial literacy perempuan Indonesia.

Bagaimana jika dibandingkan dengan laki-laki maupun “tetangga sebelahnya”, yakni para perempuan di negara ASEAN.

Mengutip situs perbandingan dan pengajuan produk keuangan HaloMoney.co.id, berikut ini ada beberapa temuan menarik yang perlu diketahui.

Perempuan Indonesia

Secara umum, perempuan Indonesia memiliki pemahaman keuangan yang belum menggembirakan dibandingkan laki-laki.

Perempuan Indonesia yang dianggap memiliki pemahaman keuangan yang cukup hanya sebesar 18,84 persen dari total responden, sedangkan porsi laki-laki yang memiliki pemahaman keuangan sebesar 24,87 persen. 

Data ini berasal dari laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2013, dan ditulis ulang oleh situs pengelolaan keuangan pribadi yang menyasar pembaca perempuan, TheNewsSavvy.com.

Baca juga : Survei: Lebih Banyak Pemimpin Perempuan, Kinerja Perusahaan Naik

Dari sisi penggunaan uang dengan tepat, sebanyak 56,65 persen perempuan di Indonesia dinilai sudah mengetahui, dan laki-laki sebanyak 62,87 persen.

Sedangkan dari sisi pemahaman produk perbankan atau bank literacy, hanya 18,84 persen perempuan dianggap mengetahui produk bank. Sedangkan laki-laki, jumlahnya lebih banyak, yakni 24,80 persen.

Adapun dari sisi cara memanfaatkan jasa perusahaan keuangan, hanya 3,08 persen perempuan yang mengetahui caranya, sedangkan laki-laki 9,62 persen.

Dibandingkan dua negara terdekat secara geografis, yakni Singapura dan Malaysia, tingkat melek finansial perempuan Indonesia terbilang masih rendah.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X