Pekan Ini, Pemerintah Akan Serahkan Saham PGN ke Pertamina

Kompas.com - 12/03/2018, 13:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan penyerahan saham PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) milik pemerintah ke perseroan akan pada minggu-minggu ini.

Nantinya sebanyak 56,9 persen saham PGN milik pemerintah akan diserahkan ke PT Pertamina.

Penyerahan saham ini juga, tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam saham PT Pertamina. 

"Jadi inbreng itu adalah penyerahan sahamnya pemerintah di PGN ke Pertamina. Kami rencanakan bulan ini, ya tanggal 16 Maret 2018," kata Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pertamina, Nicke Widyawati saat ditemui Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (12/3/2018).

Meski sudah serah terima saham, Nicke menuturkan, saham PGN akan resmi menjadi milik Pertamina setelah perseroan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). 

"Iya (resminya setelah RUPS). Kalau sekarang itu prosesnya bagaimana pemerintah mau memberikan saham PGN ke Pertamina dan pertamina menerima dan ijab kabul terjadi," jelas dia. 

Setelah menjadi anak usaha Pertamina, nantinya PGN diintegrasikan dengan lini usaha perseroan di sektor yang sama yakni PT Pertagas. 

"Jadi sementara itu akan diintegrasikan. Ini sedang dikaji intergrasinya seperti apa. Sementara ini kita intergrasinyanke Niaga. Jadi jualan bareng-bareng, kerjainnya proyek bareng-bareng.Jadi ada integrasi formal, ada integrasi operasional. Yang paling penting sekarang integrasi operasional," pungkas dia. 

Sekadar informasi, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke saham PT Pertamina. Peraturan tersebut mengatur tentang pembentukan holding migas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.