Laporkan Persiapan Final IMF-World Bank, Panitia akan Terbang ke Washington - Kompas.com

Laporkan Persiapan Final IMF-World Bank, Panitia akan Terbang ke Washington

Kompas.com - 13/03/2018, 21:07 WIB
Konferensi pers Panitia Nasional IMF-World Bank Group Annual Meeting 2018 di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018) sore. Para panitia (dari kiri ke kanan) Kepala Staf Umum TNI Laksamana Madya Didit Herdiawan Ashaf, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Konferensi pers Panitia Nasional IMF-World Bank Group Annual Meeting 2018 di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018) sore. Para panitia (dari kiri ke kanan) Kepala Staf Umum TNI Laksamana Madya Didit Herdiawan Ashaf, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jajaran Panitia Nasional Annual Meeting IMF (International Monetary Fund)-World Bank Group 2018 memastikan semua persiapan sudah rampung menjelang agenda pada 8-14 Oktober mendatang.

Perwakilan Panitia Nasional akan berangkat ke Washington DC, Amerika Serikat, untuk melaporkan kesiapan mereka sekaligus mengundang negara anggota yang akan datang ke Bali nanti untuk mengikuti annual meeting.

"Bulan depan tanggal 18, kami ke Washington untuk Spring Annual Meeting akan mengkomunikasikan persiapan terakhir ini," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman sekaligus Ketua Panitia Nasional Annual Meeting IMF-World Bank Group 2018, Luhut Binsar Panjaitan, usai rapat di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018).

Luhut menjelaskan, pihaknya telah memantapkan semua aspek persiapan, bahkan sampai ke hal yang paling detil sekalipun.

Hal itu termasuk tentang hotel bagi tamu undangan, rute evakuasi, faktor keamanan, lokasi alternatif pendaratan pesawat bila ada erupsi atau tsunami, sampai destinasi wisata untuk para delegasi.

Mengenai anggaran yang dikeluarkan, disebut Luhut tidak hanya habis untuk acara tersebut. Diperkirakan, setengah dari uang yang dikeluarkan pemerintah akan kembali ke dalam negeri, dalam arti masyarakat Indonesia juga yang akan menerima manfaatnya nanti.

"Masalah penggunaan dana, kami sudah buat studi dampak dari pengeluaran hampir Rp 800 miliar ini bagi keuntungan negara. Mungkin lebih dari setengahnya itu akan kembali juga," tutur Luhut.


Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah dari agenda tahunan IMF-World Bank Group, dengan lokasi acara yang ditetapkan di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Nantinya akan ada sekitar 15.000 lebih delegasi dari 189 negara anggota yang datang ke Bali, belum ditambah dengan perwakilan pejabat tiap negara, gubernur bank sentral, CEO, serta pihak terkait lainnya.

Komentar
Close Ads X