Darmin: Program Peremajaan Kelapa Sawit Terus Berjalan

Kompas.com - 14/03/2018, 15:11 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Saat menghadiri Munas Gapki diHotel Fairmont, Jakarta, Rabu (14/3/2018).  KOMPAS.com/ Achmad FauziMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Saat menghadiri Munas Gapki diHotel Fairmont, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, program peremajaan kebun kelapa sawit atau replanting akan terus berjalan.

Menurut mantan Gubernur Bank Indonesia ini, program tersebut dilanjutkan di Provinsi Riau pada April 2018.

"Ya nanti (program replanting) April awal," kata dia saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Adapun replanting kebun kelapa sawit milik rakyat di Riau tersebar di lima kabupaten diantaranya, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, dan Pelalawan.

Baca juga: Ini Target Pungutan Sawit 2018

Dalam program tersebut, pemerintah akan menanam kembali bibit kelapa sawit di lahan yang sudah tersedia. Selain itu, pemerintah juga memberikan modal kepada petani yang diperuntukkan sebagai biaya perawatan kelapa sawit.

Terkait dengan status lahan, Darmin memastikan lahan kelapa sawit milik rakyat yang masuk ke dalam kawasan hutan lindung akan segera selesai. Nantinya, lahan yang berada di hutan lindung tetap akan menjadi lahan kelapa sawit.

"Kan dibilang Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan diselesaikan. Pokoknya selesai, jangan tanya dulu bagaimana menyelesaikannya. Pokoknya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan commit selesai," sebut dia.

Sebelumnya, program replanting sempat ditunda karena Presiden Joko Widodo yang rencananya meluncurkan program tersebut, melakukan kunjungan kerja ke negara lain.

Pada tahun 2017, pemerintah telah melaksanakan program replanting yakni di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan seluas 4.446 hektar, dan Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara seluas 9.109 hektar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Menengok Penyebab Mengapa Minyak Goreng Murah Masih Susah Didapatkan di Ritel Modern

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

[POPULER MONEY] Harga Emas Antam Anjlok | Mengenal Skema Ponzi | Harga Minyak Goreng Turun Jadi Rp 11.500

Whats New
BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

BCA Siapkan Rp 400 Miliar untuk Suntik Modal ke Startup

Whats New
Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Cara Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Alfamart

Whats New
Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Kejar Target Investasi Rp 1.200 Triliun, Bahlil: Memang Tidak Mudah...

Whats New
Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Bank Indonesia dan The People’s Bank Of China Sepakat Perbarui Perjanjian Swap Bilateral

Whats New
Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Pembangunan Ibu Kota Nusantara Terbagi atas 3 Wilayah

Whats New
Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Penjelasan Bos Grup Lippo Seputar Aksi XL Axiata Akuisisi Link Net

Rilis
Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Di Hadapan Tony Blair, Jokowi Tegaskan Tak Mau Ekspor Bahan Mentah

Whats New
Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Bangun Sistem Transportasi IKN Butuh Rp 582,6 Miliar di 2022, Menhub Undang Swasta Berpartisipasi

Whats New
Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Tumbuh 66,8 Persen, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp 28 Triliun pada 2021

Whats New
Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Pengembangan Kawasan Industri Terus Digenjot

Whats New
Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Mentan RI dan Mentan Australia Bahas 3 Hal Penting, dari Ekspor Beras hingga Impor Daging

Whats New
Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Laba BCA Melampaui Perkiraan, Tumbuh 15,8 Persen di 2021

Whats New
Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Milenial dan Gen Z Dinilai Perlu Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.